img AKU DAN TEMAN SUAMIKU  /  Bab 3 3. Istri yang Diabaikan | 5.45%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 3. Istri yang Diabaikan

Jumlah Kata:1165    |    Dirilis Pada: 26/11/2021

ada juga yang bersimpati pada Tara. Entahlah Tara tak pernah ambil pusing. Toh dia juga menikah bukan karena atas dasar cinta atau pun suka. Semua ia lakukan demi kebai

an plastik besar berisi sembako d

p Tara sambil menyunggi

permisi," ucap p

a?" tanyanya tiba-tiba, entah hatinya ingin sekali tahu

yang sedang hits saat ini. Baru saja menutup pintu, Tara menepuk j

aaa." Tara bermonolog, berjalan memb

n pinggang, hari ini nambah lagi murid les nya, anak pak RT kelas tiga

..t

ntu. Berjalan cepat mengintip dari jendela, matanya membulat, apakah dia berhalusinasi. Zaka suaminya di depan pintu

a...," seru suara Z

an tergesa. Manik keduanya bersinggungan, Tara

tanya Zaka yang kini tengah melepas

ngelonin Fia. Maaf," uc

.ga p

atkan teh atau k

air jahe, bi

g saja tadi pagi ia membeli berbagai macam bumbu d

mana?" tanya Zaka

n satu anak balita pasti sangat sempit. Tara menggeser posisi Fia menjadi di tengah. Gundah gulana, deg deg an, apakah malam ini sua

nggu Zaka keluar dari kamar mandi, tiba-tiba hujan gerimis melanda di malam jum'at ini. Perasaan Tara semakin tak menentu. Zaka keluar dari kamar mandi,

a tadi, " ucap Zaka sambil mengam

ingin melihat, tak siap jika akhirnya ia

adi nunduk terus?" tanya Zaka

nghembuskan nafas lega, saat Zaka kembali mas

telan piyama tidur warna coklat, melekat begitu pant

wajah Zaka yang begitu tampan setelah mandi. Zaka me

ikmati air jahe buatan Tara. Ta

ersenyum manis, tiba-tib

inap di sini se

i-iyaa

ak kebera

sama Mbak

a di Thailand ada

pa menyentil Tara. Oh..jadi jika Mbak Mei tidak menyuruhnya ke sini, maka

tempat untuk saya dan Fia dulu,"

ke ma

ni Mas, biar saya dan Fia tidur di

ta bisa tidur seranja

a beralasan, padahal iya sudah seteng

atap kamar minimalis Tara sangat rapi dan teratur, tampak Fia tengah pulas tidur di atas ranjan

aat ini Zaka malah asik senyum-senyum sendiri di depan ponselnya. Pasti sedang chat dengan istrinya. Tara menutup pintu pelan, Zaka masih tidak menyadari kehadiran Tara. Tara naik ke ranjang, posisinya di sebelah F

ini ?" tanya Zaka heran melih

k juga si

apa mau perg

idur,

olos sekali menjawab

papa toh jika kamu memperliha

iya,

n tidur begitu," titah Zaka

a, rambut hitamnya tergerai indah sepanjang pinggang. Tak berani

..." pan

daster sepaha bewarna biru terang. Jantung Tara berdegub kencang. Saat ia membalikkan badannya. Du

p Zaka kini meletakkan kemb

ntu tidak, Tara merasa sangat risih dan malu. Lampu kamar redup, membuat suasana gerimis di l

yang juga sedang terlelap menghadap Fia. Dalam keremangan Tara memperhatikan

kannya. Tara sangat malu ketahuan memperhatikan Zaka. Mau berbalik ba

," bis

.ya,

eminta hak sa

**

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY