img Kisah Cinta Naomi  /  Bab 4 Pertemuan tak terduga | 8.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Pertemuan tak terduga

Jumlah Kata:1303    |    Dirilis Pada: 29/11/2021

Sial. Aku sudah kehabisan tenaga. Tubuhku mulai melemah namun aku terus berlari menjauh dari mereka. Ke

rlari semampuku. Di ujung lorong bangunan aku melihat ada seorang pria yang sedang berdiri. Aku berteriak minta tolong padanya, dia menoleh ke arahku. Dan pada

ku." Aku mengul

ha melepaskan cengkraman tangan mereka. Tapi berakhir sia-sia. Mungkin ini sudah

! Berani-beraninya

aku pergi." Aku m

jung lorong tadi menghampiri. Di

yang menyakiti wanita." Pria itu terseny

ak kau juga akan berakhir seperti wanita ini. Dia mi

tidak suka pria yang menyakiti wanita. Huh

daku. Dan menantang pria itu berduel. Aku hanya menyaksikan mereka saling menyerang satu sama lain. Pria itu

a menoleh ke arahku. Dia melihatku dengan tatapan dalam. Aku menebak-nebak apa yang dipikirkan pria itu terhadapku. Aku hanya me

telah menolo

inya dari belakang. Namun kakiku terasa sangat sakit. Telapak k

tidak kenal siapa pun. Aku tidak

idak tahu harus kemana." Airmataku mengalir. "

Lama ia terdiam. Kemudian tanpa aba-aba ia menggendongku. Aku kaget dengan r

endongku. Aku tidak bisa mengalihkan mataku dari wajahnya. Ia begitu memesona. Wajahnya sangat rupawan. M

enumpang. Kemudian dia melaju mobilnya. Aku tidak bisa mengalih

giku? Apa wajahku su

njat dengan

olongku. Jika tidak ada kau, mungkin ak

asa perih. Keringat dingin bercucuran. Dia menyad

t sangat kesakitan." Tanyanya sa

wa aku ruang IGD. Disana perawat dan dokter dengan sigap menanganiku. Dokter mengatakan as

ua luka ini? Ini harus diobati jika tidak

telah selasai ia memberi resep obat. Pria itu membayar biay

dimana? Bia

punya rumah di sini. Bahkan keluarga pun

"Lalu bagaimana kau bisa

da disini. Dia hanya diam mendengar ceritaku. Saat aku selesai berbica

ngguh malang.

h memanggilku Naomi. Dan k

." Jawabny

**

Tian membuka pintu mobil kemudian ia menggendong aku membawa masuk ke dalam. Saat kami tiba di

pa sekarang tiba-tiba kau membawa wanita ke rumah?" Pria itu b

a yang bagus." Dia me

rusnya ada di Macau." Kata Zhou Tian ding

Padahal aku merindukanmu."

alasanmu

n. Siapa namamu nona?" Pria itu dud

Panggil saja aku

rlihat bukan dari sini? Aku

." Ada rasa bangga s

Lalu mengapa kau b

aku menyelesaikan kalimatku

h bereskan kamar tamu." Peri

Gege, kau tidak suka melihatku senang ya. Aku baru tiba di sini

atakan." Kata Zhou Tia

mewah dengan tiang -tiang besar khas gaya Eropa. Lantainya menggunakan marmer hitam yang memberikan kesan kuat

e dalam rumah tergesa- gesa dengan waja

ada Lei Wulong

an mengeras. "Pers

at Tuan Lei dan beberapa pengawalnya masuk. Aku kaget bukan kepalang melihat tua

long? Kau bukan orang yang suka b

ku yang duduk di sofa. Kemudian ia men

a -pura tidak tahu. Kau mengambil milikku.

utan. Zhou Tian menyadari reaksiku yang ketakutan melihat

disini. Termasuk dia. Dia bersamaku sekarang. Kau tahu kan aku bukan orang

tidak tahu kalau kau memiliki sisi yang butuh wanita juga. Selama ini k

arti tidak bisa di bawa kemb

gnya aku ini barang. Aku kesal melihat mer

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY