img Suamiku Menghamili Sahabatku  /  Bab 1 kebutuhan sehari-hari | 3.85%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Suamiku Menghamili Sahabatku

Suamiku Menghamili Sahabatku

Penulis: Husnan
img img img

Bab 1 kebutuhan sehari-hari

Jumlah Kata:1093    |    Dirilis Pada: 22/10/2025

-hari sebelumnya, penuh dengan perjuangan. Pekerjaan paruh waktunya di kafe tidak cukup untuk menutupi tagihan bulanan, apalagi kebutuhan sehari-hari. Dompetnya tipis, dan

: "Aku punya rencana, tapi aku butuh kamu. Bisa nggak kamu bantu aku?" Kara menghela napas panjang. Sejujurnya, dia tahu rencana

Kali ini, rencananya lebih berani daripada sebelumnya. Nadia ingin menjaga keluarganya tetap utuh. Ayahnya, Ryan, yang sudah bercerai dari ibu Nadia be

ang ramai beberapa hari lalu. Matanya bersinar dengan tekad yang sama seperti ketika mere

n membuatnya ragu terhadap calon istrinya. Imbalannya? Uang yang cukup besar untuk menutu

ahabatnya sendiri? Tapi, saat pulang dan melihat tagihan listrik yang menumpuk, telepon yang te

" gumam Kara pada dirinya sendiri di

paruh baya yang tampan dengan aura tenang dan penuh wibawa, sedang duduk di bangku sambil membaca koran. Rambutnya sedikit be

emulai dengan suar

ata cokelat hangat. "Ya, kamu sia

tersenyum sehangat mungkin. "Nama

jah Ryan. "Oh, Nadia. Aku d

n kecurigaan. Mereka berbicara tentang hal-hal ringan-cuaca, taman, bahkan kopi yang baru dibeli Kara di kafe terdekat. Namun, di balik kata-kata itu, Kara

ekadar berbincang di taman. Setiap interaksi kecil diperhitungkan, setiap senyum atau tawa dimanfaatkan untuk membangun kedekatan. Kara mulai merasakan

Kara berbunyi, dan di ujung sana terdengar suara sahabatnya yang te

awa ketika melihat anak-anak bermain di taman, atau cara dia memperhatikan orang-orang di sekitarnya dengan penuh k

ra percakapan mereka semakin pribadi. Ryan bercerita tentang masa lalunya, tentang perceraian yang menyakitkan, tentang rasa sepi yang ia rasakan meski dikelilin

ta Ryan dengan suara rendah, seolah berbicara pada dir

isa saja digunakan sebagai alat dalam rencananya, tapi rasanya mustahil u

ersalah yang mendalam karena merencanakan manipulasi. Di sisi lain, ada ra

on Kara, bertanya pendapatnya, bahkan meminta saran tentang hal-hal pribadi. Kara merasa berada di posisi yang berbahaya. Setiap senyum

akstabilan sahabatnya melalui pesan-pesan singkat yang tidak seperti biasanya. Suatu malam, Nadia mengirim pesa

cang. Ia tahu ini peringatan terakhir dari Nadia, t

im piatu yang dekat dengannya. Saat berada di ruang tamu yang luas, Kara menyadari sesuatu: kedekatan mereka sudah melampaui sekadar "strategi". Sentuh

sini," kata Ryan tiba-tiba, su

i perasaan yang mulai sulit ia kendali

idak lagi jelas. Perasaan yang seharusnya tertahan kini mulai menuntut perhatian. Persahabatan dan rencana Nadia berada di ambang kehancu

ati Kara, badai baru justru mulai terbentuk. Sebuah badai yang akan menguji batasan moral, persahabatan

img

Konten

Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 1 kebutuhan sehari-hari
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 2 panggilan ini pasti tentang rencana mereka
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 3 Ryan telah berubah
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 4 membuatnya nyaris kehilangan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 5 menemuimu hari ini
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 6 lembut biasanya membuat hatinya tenang
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 7 telah melakukan sesuatu lagi
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 8 Mereka bertemu di sebuah taman
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 9 tidak bisa mereka abaikan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 10 tentang malam sebelumnya
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 11 mengadakan pertemuan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 12 ketulusan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 13 kesibukan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 14 telah melewati banyak badai
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 15 Rasanya hidup kita kini benar-benar stabil
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 16 enyiapkan sarapan dengan telaten
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 17 membantu anak-anak yang kesulitan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 18 kau selalu berhasil membuat pagi terasa istimewa
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 19 ketidakpastian
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 20 waktu berkualitas
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 21 menikmati kebahagiaan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 22 Semua usaha kita tidak sia-sia
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 23 Hidup memang penuh tekanan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 24 segera menanganinya
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 25 perencanaan
22/10/2025
Suamiku Menghamili Sahabatku
Bab 26 Ryan sudah bangun lebih dulu
22/10/2025
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY