img Di Atas Ranjang Om Rudy  /  Bab 5 Luka Cerita Lama | 7.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Luka Cerita Lama

Jumlah Kata:1168    |    Dirilis Pada: 06/12/2021

g sudah menunjukkan mendekati dini hari. Lelaki paruh baya itu terbangun dan meminum segelas air dari kulkas yang tak jauh dari tempat tidurnya. Kantuknya hilang dan Om Rudy memilih

perempuan itu, tetapi sorot mata Liany yang sayup masih menyiratkan ketegaran dan ketabahan. Om Rudy seperti melihat tante Katrin di masa muda, sendirian di tepi jalan saat t

peralatan fitness tersedia di sana yang membuat Om Rudy selalu terlihat bugar dan awet muda. Bergegas Om Rudy mengganti piyamanya dengan pakaian ola

idam hanya sampai tiga atau empat bulan pertama saja. Liany menuju dapur, dilihatnya dapur masih kosong, belum ada bi Inah di sana. Liany mengambil gelas untuk mengambil ai

uarkan isi perutnya. Keringat dingin membasahi dahinya,

ekuningan yang pahit terasa di mulutnya, masih

engkuknya diraba dan dipijat

ng di telinga Liany dan benar saja dalam hitungan detik Liany kembali menunduk dan memuntahkan cairan itu lagi. Lut

ambil membimbing perempuan itu untuk duduk. Wa

Liany tertunduk, perasaan tidak enak i

Myla yang sepertinya terbangun mende

a Liany lebih parah lagi," jawab Om Rudy sambil be

, biar kamu istirahat dulu, aku akan minta bi Inah b

merasa heran karena semua

tanya perempuan paruh baya itu

kehamilan pertama jadi saya belum paham apa-apa," jawab Liany dengan lemah. Bi Inah mengangguk p

, Lia?" tawar Myla yang melih

langkah pengelihatan Liany tampak gelap dan melihat jika rumah ini menjadi miring. Om Rudy

ah cepat om Rudy. Bergegas Myla membuka selimut Lia dan om Rudy meletakkan Liany hati-hati, selimut itu kembali dinaikkan Myla hingga sedada Liany. Ma

nya menggema dalam kepala Liany. Liany membuka matanya, samar di

.. Mas Adam pulang?

isangka Lia adalah suaminya. Liany menurut dan memejamkan matanya kembali.

menolaknya. Bergegas dia melajukan mobil menuju apartemen pemuda itu, tante Katrin hanya bisa berharap Satria masih mau membukakan pintu untuknya dan itu sudah cukup. Tak butuh waktu lama tante Katrin sudah bera

tak menunggu jawaban gadis itu, dia melangkah mas

ia keluar dari kamarnya dengan h

i antara kita sudah tidak ada urusa

pulang hari ini, aku harap kau masih membe

ini." Satria membuka sebotol anggur dan menuangkannya dalam gelas, gadis yang membukakan pintu itu

ku pamit dan aku masih menunggu kau mau menghubungiku lebih dulu. Jaga dirimu baik-b

a hingga dia tidak mau melepaskanmu," ujar Celia dengan gaya yang dibuat sangat sensual. Kalimat Celia berhasil membuat Satria marah, dia me

mulutmu itu dan bersikap hormat pada tamuku, kau mengerti?!" bentak S

atau wanita rendah pemuas sepertimu!" Satria menghempaskan wajah Celia,

dan dendamnya begitu membakar hatinya, dilampiaskan dengan mengencani perempuan-

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY