img Pelabuhan Terakhir  /  Bab 2 Duka Kematian | 3.23%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Duka Kematian

Jumlah Kata:1303    |    Dirilis Pada: 09/12/2021

..

a baju sedangkan Hasan tengah m

MIPA sedangkan yang satu aktivis Pramuka sejati

kamu. Dia sepertinya serius pen

na ap

a apa

mu, aku har

suka

gga

Aku juga

krab. Kok gak suka

ang sok akrab. Cih ... Gayaknya sok politiku

yang dia ajak ngobrol mantan politi

luarga besar Lik Mirna yang tahu bahwa kami adalah s

lau biasa nonton drama di TV, karakter Lik Mirna sama kedua anak

a kamu, kita kan c

ngon sapi

elak sedikit meng

*

tanya Lik Marwan saat Awan data

erlu sama P

apa

.. Saya suka sama Caca, P

ngrum dan Lik Mi

suka sama Caca. Jadi

ikir, kemudian berkata, "Kamu yak

an mereka. Tapi sebelumnya saya mau tahu bagaima

an, "Kamu tanyakan dulu kepada orang t

ek karena aku pun tak ada rasa sama dia. Aku cuma penasaran s

ng Putih yang menderita. Weee ... Tapi bohong. Walau aku selalu menuruti seti

*

akang. Hari ini Eyang Putri nampak sehat, w

luar kamu!" teriak

iapa yang berteriak mencariku. Sebelum aku masuk ke dala

rja jadi kaur keuangan desa, lulusan S1. Kamu sih apa? Jauhi Awan! Awan itu pantesnya dapat sarjana dan

sapi. Cih ... Gak mutu. Awas kalian!" Bu Laras segera masuk kembali kedalam rumah. Walau aku tahu kalau reaksi keluarga Awan akan seperti ini. Tapi

e

terluka dari sorot matanya. Wajah yang sangat mirip dengan almarhum Bapak. Sayangnya hanya waj

ua omongan Bu Laras yang m

engar bunyi o

rsentak

ang

bo

**

an dulu berinisiatif membuatkan BPJS walau hanya bisa kelas tiga. Aku dan

an Nenek saya, D

ini kita hanya bisa pasrah. Kita

uh rentanya. Ya Allah, aku tahu aku harus ikhlas dengan

unya hipertensi. Gak boleh capek. Biar aku

ya

g Putri secara bergantian. Saat aku t

*

" Hasan memu

hari dua malam Eyang dirawat. Kami selalu setia menunggu. Jangan t

pagi," kulirik jam di tan

Ca. Aku biasanya cuma lihat di foto. Tapi tadi

u Bapak Ibuku. Mereka juga tersenyum ke

buah suara memangg

*

usna katanya Ibu melabrak kamu. Gara-gara I

dah takdirnya Eyang

bersalah Ca, gara

Wan. Janga

ni

ha meyakinkan kedua ora

anmu setelah aku tahu tanggapan Ibumu. Dan sekarang aku akan m

..

Kedua orangtuamu tidak

u kita berusaha merek

kesopanan memakiku. Untung hanya di rumah lilikku. Kalau

kawin

erbeda denganku. Kalau kamu lakukan itu kamu akan menjerumuskan dirimu sendiri dan aku ke neraka. Maaf aku

..

.. hentikan

an Eyang. Tak kupedulikan Awan yang

*

apa hatiku tak tenang. Walau kondisi Eyang terlihat bugar dan wajahnya tampak cerah sekali. Bahkan senyum ta

rwa

a M

rus kamu anter ke Kebum

Sudah disini saja

alah rumahnya reot tapi itu rumahnya Simbok. Inget ya Wan

khirnya Lik M

maka kalian berdua terbanglah. Kepakkan sayap kalian yang sudah lama terikat. Jadilah seperti merpati yang bisa terban

sadar ini bukanlah sekedar ucapan tapi wa

*

ah dirawat. Kami sudah rembugan. Eyang Putri langsung dimandikan ole

Eyang Putri juga. Lik Mirna dan kedua anaknya tak mau ikut dengan alasan jauh dan

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY