img Istriku selingkuh  /  Bab 5 Rama Dewantara | 2.13%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Rama Dewantara

Jumlah Kata:1448    |    Dirilis Pada: 05/12/2025

A

an seperti biasa: sarapan bersama Raka, anak semata wayangnya, yang kini berusia sembilan tahun

a berpamitan dengan

.." Prast memeluk Santi dan mengecup

balas, mencium punggung tangan s

tahun sebelumnya. Biasanya, mereka hanya menghabiskan waktu dengan jalan-jalan, menanti panggilan kerja untuk kembali melaut. Tapi tahun ini, Santi su

ngizinkannya. Dalam pikiran Santi, uang tabungan dari gaji Prast di kapal bis

t di rumah, setelah sesi kangen-kangenan, mereka akan membicarakan masa depan keluarga. Saat ini Raka

u sampai usaha driver ojolnya lancar, namun sebenarnya, Prast memberikan waktu itu sampai urusan dia dengan Davin selesai. Ia i

donan dan pesanan kue-kuenya, saat i

secamp dan

digunakan sebagai basecamp operasinya. Dia sudah menghubungi p

at rumah yang akan disewa. Selanjutnya, alamat itu

i gue kirim alamatnya ya! sapa Prast melalu

mussalam... iya Ma

ikerjakan ya! Nanti sian

Siap...

ke toilet pom bensin. Dipakainya peralatan penyamarannya, sehing

ramai. Kompleks itu juga bukan cluster yang dijaga ketat. Prast memutari kompleks perumahan itu, melihat-l

wanya, sebuah rumah sederhana de

ntu pagar, suaranya sedikit ia ubah agar s

opoh-gopoh seorang pria set

yang mau s

k..." Prast diajak masu

d, Mas..." ucap bapak i

t tersenyum sumbing karen

kursinya, dua kamar tidur yang sudah lengkap dengan tempat tidur dan kasurnya. Kamar mandi dan dapur berada di

jadi tidak terlihat ada mobil atau tidak di dalamnya. Itu p

sewa ini. Saya

ak, Pak? Buat percobaan..." uj

i lebih mahal ngg

rast semangat, menunjukkan kesan

ya siang saya ke sini," Prast memberikan informasi tamba

a Pak Rahmad untuk dilaporkan ke RT setempat. Prast pun ikut ke tempat Pak RT untuk memperkenalkan dirinya s

r ke sebuah warung yang tidak

rokok,

arung itu, seorang wanita paruh b

ana, Bu," Prast menunju

, Mas?" ta

t, sama seperti yang ia jawab kepa

Rahmad akhirnya pergi setelah menyerahkan kunci

meninjau setiap sudut, terutama area yang bisa ia gunakan

an... gue OTW ke

.. sudah seles

KTP Kedua da

nya. Ia mulai lagi perjalanan ke tempat

t juga tahu ada tempat lain yang nanti harus ia kunjungi setelah dari tempat H

gunakan alamat kontrakan baru. Ia membayarnya penuh dan meninggalkan tempat Hasan. Tidak lupa, dia menghapus kontak Hasan dan semua chatting

rakannya, masih dengan naik ojol. Prast turun d

dari rumah kontrakannya. Sebelumnya, ia sudah

kaca agak sedikit gelap dan tahun keluaran terbaru. Kaca g

lepas kunci. Bahkan Prast mengajak langsung surveyornya untuk bersama

dekat rumahnya. Dia memperlihatkan kepada sang surveyor keakraban

" sapa Ibu warung itu ramah,

di rumah dulu," jawab Pra

perti biasa, basa-basi sang surveyor dijawab Prast dengan lancar, karena Prast sudah mempersiapkan matang semua detail identi

ini, tetapi masih ada y

ojol. Alamat yang dipakai juga pakai alamat kontrakan ini. SIM yang dipakai juga aspal hasil karya Hasan.

n Persia

a membuka handphone kecil, melihat file panduan yang diberik

Prast berharap semua rencananya itu berjalan lancar. Dia mengambil handphone kloningan Sabrina dan me

uh lebih kuat dari sekadar chat WA biasa. Davin benar, aplikasi chat populer bisa saja dihapus, tapi aplikasi lain mungkin luput

dari itu semua, untuk memberikan hukuman setimpal pada mereka berdua. Davin ingin menan

asa lelah yang mendalam. Jam su

a dan mengenakannya. Dia sudah bersiap pulang. Ia kembali ke pom bensin yang sama untuk me

img

Konten

Bab 1 Malam Di Tengah Bab 2 Pulang Kampung Bab 3 Rencana Yang Tersusun Rapi Bab 4 Aplikasi MOMO Bab 5 Rama Dewantara Bab 6 Penyamaran Yang Berhasil
Bab 7 Cinta Pertama
Bab 8 Bukti Di Layar Kecil
Bab 9 Detonasi Senyap
Bab 10 Bimbingan dan Kebimbangan
Bab 11 Keputusan Di Bawah Amanah
Bab 12 Jaring Yang Terkembang
Bab 13 Pelarian Dalam Takdir
Bab 14 Bayang Masa Lalu di Balik Jubah Dakwah
Bab 15 Prahara di Balik Layar Kaca
Bab 16 Labirin Rencana dan Secangkir Kopi
Bab 17 Penebusan Darah
Bab 18 Gelombang Yang Mulai Menyentuh Daratan
Bab 19 Pinangan Dibalik Puing Kehancuran
Bab 20 Restu di Antara Bayang-bayang Dendam
Bab 21 Langkah DI atas Luka
Bab 22 Sisa Luka di Atas Kata Maaf
Bab 23 Jejak Luka di Balik
Bab 24 Ancaman di
Bab 25 Pertemuan dan Bayang Ancaman
Bab 26 Jejak Yang Terputus dan Nurani Yang Terguncang
Bab 27 Darah Dibalas Darah
Bab 28 Jejak Luka
Bab 29 Bayang-bayang Masa
Bab 30 Luka Yang Mengering
Bab 31 Rahasia Dibalik Sambungan
Bab 32 Sinyal Dibalik Luka
Bab 33 Dilema Yang Kuat
Bab 34 Badai Yang Kembali Mengusik
Bab 35 Bayang-Bayang
Bab 36 Jarak Dalam Kedekatan
Bab 37 Jejak-Jejak Yang Kembali
Bab 38 Bayangan Masa Lalu
Bab 39 Persimpangan Takdir
Bab 40 Luka Yang Bersimpangan
Bab 41 Benang Merah di Balik Masalah
Bab 42 Prahara di Balik Tirai Luka
Bab 43 Jejak Hitam Sang Pengawal
Bab 44 Keikhlasan Dalam Luka
Bab 45 Kebencian Sang Mantan
Bab 46 Retakan Yang Tersisa
Bab 47 Benang Merah Penghianat
Bab 48 Janji Diujung Doa
Bab 49 Penantian Dalam Tidur Panjang
Bab 50 Mahkota Kesetiaan dalam Sunyi
Bab 51 Rahasia Dibalik Keputusan
Bab 52 Jejak Yang Licin
Bab 53 Benih Kecemburuan
Bab 54 Tekad Dalam Tidur Panjang
Bab 55 Bayang Masa Lalu
Bab 56 Tes
Bab 57 Akhir Sebuah
Bab 58 Luka Yang Tak Kasat Mata
Bab 59 Bayang-bayang Masa Lalu
Bab 60 Masa Lalu dan Jebakan
Bab 61 Rahasia di Balik Pagar
Bab 62 Jejak Yang Hilang
Bab 63 Badai Di Depan Mata
Bab 64 Jejak Hilang Luka Tertinggal
Bab 65 Tawaran Di Atas Luka
Bab 66 Benang Merah Yang Terurai
Bab 67 Prahara Di Bumi Wali
Bab 68 Mandat Di
Bab 69 Persimpangan Hati
Bab 70 Bayang Masa Lalu
Bab 71 Luka dan Penebusan
Bab 72 Antara Tiga Hati
Bab 73 Cadar Penutup
Bab 74 Musuh Di Balik Bayang
Bab 75 Perasaan Aneh
Bab 76 Bayangan Yang Dipinjam
Bab 77 Sosok Di Balik Kenangan
Bab 78 Persimpangan Hati
Bab 79 Gejolak di Antara Dua Pilihan
Bab 80 Persekutuan Dua Hati
Bab 81 Jejak Berdarah di Ujung Kampung
Bab 82 Pengakuan Di Balik Tabir
Bab 83 Desakan Cinta
Bab 84 Antara Dua Pilihan
Bab 85 Ujian di Balik Pintu Kamar
Bab 86 Labirin Hati
Bab 87 Ketetapan Hatu
Bab 88 Di Penghujung Ragu
Bab 89 Benih Harapan
Bab 90 Persimpangan Di Rumah Qur'an
Bab 91 Labirin Batin
Bab 92 Antara Logika dan Getar Hati
Bab 93 Saksi, Rahasia dan Janji
Bab 94 Pilihan Yang Menggantung
Bab 95 Puncak Kejujuran
Bab 96 Benang Yang Mulai Terurai
Bab 97 Ujian Keteguhan Hati
Bab 98 Persimpangan di Kota Udang
Bab 99 Dibawah Langit Pesantren
Bab 100 Badai Di Ruang Tamu
img
  /  3
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY