img Om Kos  /  Bab 5 Si Nyonya | 5.26%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Si Nyonya

Jumlah Kata:996    |    Dirilis Pada: 24/12/2021

dangdut dari dalam rumah yang seluru

t bell pun, gak bak

tuk menyingkirkan emosi

dobel yang terbuat dari kayu jati berukir bunga dan

ali

kali

kal

da re

ggil nama dan memaki mereka satu-persa

satu daun pintu tebal yang gak mu

rtua dari 'Nyonya' Minah keluar dengan

or(Heh mbak, ngapain gedor

in di luar?! Pada basah beg

ta, lalu masuk ke dalam rumah tanpa menggubris pertanyaanku.

ik Minah, tak jelas diarahka

eh teras(Ini lho Ma, Mbak Mariska gedor-gedor, protes barangn

tinggal di sini, anak-a

u, sampean golek kosan liyo ae(Walah Mbak, kamu pindah saja. Setiap

Macam mana kampr

lapar dan kedinginan. Bukannya mengeluh, tapi ini fakta. Lagipula ini baru tanggal 2! Aku mema

gak punya waktu untuk meladeni

reka, pintu sudah ditutup di depa

saja

barangku. Barangku memang nggak

top

nya basah, semoga nggak rusa

ubuka zipper sof

ra

bu menyundul kakiku. Bulunya yang lebat dan

keluar juga! Keterla

ereka Kau beri bal

rus ke

dahal aku nggak pernah berlaku jahat pada orang lain. Kukemasi barangku yang cuma ditumpuk sembarangan itu secepatnya ke dalam

ulai de

po nggak j

kenakan ransel berisi Pippo di depan tubuhku, kuletakkan tas

re dua tahun lalu, untuk sekalian menjalani pengobatan kanker otak yang dideritanya sejak kelas 6 SD. Pippo sebenarnya adalah milikn

aganya. Namun, semenjak almarhumah mama Renata meninggal tahun lalu dan papanya ngga

nya sendiri. Aku yang awalnya tinggal di lantai satu, di mana kamar-kamarnya berukuran lebih besar daripada

yang sudah sepuh, menderita sakit stroke dan gerakannya terbatas hanya separuh tubuhnya. Pak Sukir ini adalah satu-satunya anggota keluarga Bik Mi

lebih tua dariku, sudah menikah beberapa tahun yang lalu, dan memiliki seorang put

i mereka. Mereka hanya makan, tidur, bertengkar, repeat. Mereka j

namanya. Dia suka mabuk-mabukan, judi, dan orangnya mesum sekali. Sering ada orang menagih hutangnya kemari dan Bik Minahlah yang

ini sebagaimana mestinya. Rumah ini jadi kotor dan bau, belum lagi banyak tikus dan kecoa berkeliaran. Untung

tuk tinggal di sini adalah untuk menghorm

retnya ke mana-mana. Sejak saat itu kubawa Pippo untuk tinggal di dalam kamarku. Kasihan juga dia lebih ser

alah seperti ini di penghujung malam. Juga tak kusangka akan secepat i

nggal di sini sampai lulus kuliah. Tapi

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY