img Terjebak Pesona Seuami Tanteku  /  Bab 6 Dion Pulang dari Luar Kota | 7.89%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Dion Pulang dari Luar Kota

Jumlah Kata:1068    |    Dirilis Pada: 19/12/2021

jadi membayangkan apa yang sedang dilakukan Om Berend dan Tante Luna malam ini. Apa mereka akan berhubungan lagi? Apa mereka melakukan itu se

dulu, selalu saja aku yang duluan menghubunginya. Lihatlah, dua hari aku tidak menghubunginya, dua hari juga ia tidak menghubung

alahnya. Aku juga jadi curiga, siapa tahu ia ke luar kota bukan untuk urusan pekerjaan. Siapa

langsung dan mengetahui dia sedang berada di mana serta dengan siapa. Tidak lama kemudian, pa

Lagi di ma

Kamu ada apa video call malam

l, semenjak pergi ke luar kota, Mas belum pernah menghubun

kan untuk menemui satu orang klien saja, tapi ada beberapa

ngekku dengan nada manja. "Em

Besok aku pulang dengan penerbangan pukul tiga dini hari. Habis meeting

.! Tu

mat malam atau selamat tidur untuk istrinya ini. Ah, aku benar-benar kesal. Sudah sering Mas Dion memperlakukanku seperti

asti tidak pernah mengabaikan Tante Luna seperti Mas Dion mengabaikanku. Aku melirik ja

u gunakan saat ikut kepanitiaan semasa kuliah. Ponsel itu memang khusus untuk urusan kuliah maka kuyakin Om Berend tida

menghubungiku kembali. Aku tidak ber

apa, ya?" tan

sayup-sayup kudengar suara Ta

dari siapa sih ma

ak t

aja. Mana tadi lagi enak-enaknya," rengek Ta

mereka memang sedang bersenang-senang. Om Berend mengakhiri panggil

is Om Berend tanpa bisa menyentuhnya. Ah, aku mer

*

tidak perlu karena ia sudah menuju pulang dengan menggunakan sebuah taksi. Meski kesal dengan sikap dingin Mas Dion tadi malam, sebagai seorang istri, a

embukakan pintu. "Mas..." Aku mendekati suamiku itu sambil menci

i kok sudah rapi aja?" tanya Mas

cantik untuk menyambut suamiku pulang dari luar

Dion justru menanyakan Bi Surti. "B

s malah nany

g mandi, trus sarapan, dan langsung ke kantor. Banyak hal yang h

stirahat dulu? Memang

empat tidur," jawab Mas Dion. "Oh ya, kamu bilangin Bi Surti untuk nyiapin sa

. Setelah meminta Bi Surti untuk menyiapkan sarapan, aku pun menyusul Mas Dion ke kamar. Aku

apain?"

etelah ini kamu juga mau ke kantor, kan?"

pa, sih? Kamu kan tah

enar kangen." Aku merapatkan tubuh pa

n kasar. Mas Dion membalikkan badan dan balas memelukku. Ia melayaniku dengan terburu-buru,

nya Mas Dion sambil menger

s," sahutku yang masih sibuk m

in kali kalau kamu ingin bermanja denganku, harus liat situasinya dulu. Sudah tahu aku sedang bu

a panas, tapi aku tidak ingin menangis di hadapannya. Setelah Mas

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY