img Terjebak Pesona Seuami Tanteku  /  Bab 8 Pergi Ke Tempat Sepi | 10.53%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Pergi Ke Tempat Sepi

Jumlah Kata:1009    |    Dirilis Pada: 19/12/2021

elayan menawarkan beberapa kursi kosong padaku, tapi aku berdalih sedang menunggu teman. Tidak lama berselang, Tante Maya pun ke luar dari re

Kamu di man

nya? Om sengaja untuk menjebakku, ya?" balasku dengan nada kesal. Awas saja jika

a di sini juga. Sudahlah, nanti Om jelaskan. Kita langsung k

Bai

luar dari restoran itu. Ia menuju parkiran. Aku mengik

a Maya juga bakal ke sini," ucap Om Be

a Om bisa bersama Tante Maya jug

estoran dan mendekatimu. Dia bilang, dia hendak ke rumahmu, tapi tidak jadi karena kamu mau per

a nggak Om ngapain di

rekan kerja sekaligus mau meeting di sana. Setelah itu Maya langsung

rbohong. "Ya, sudah, sekarang kita mau ke mana? Aku nggak mau ya ke tempat-tempat umum lagi

lirikku dengan tatapan jahil. "Kamu

encari alasan. "Aku hanya menagih janji dari Om. Tad

g sepi sekaligus yang bikin kamu senang," uca

hati, aku tersenyum senang karena merasa diprioritaskan. Om Berend memang berbeda dengan Mas Dion. Jika Mas Dion sangat memprioritaskan pekerjaannya, Om Berend justru lebih memprioritaskan pasan

mahnya semasa kuliah, Tante Maya pernah cerita kalau Om Berend punya beberapa usaha, diantaranya adalah usaha property, café, dan beberapa toko fas

a Selatan. Ia memberhentikan mobil itu di depan sebuah rumah yang t

lalu," jawabnya. "Ayo turun, Luna. Ka

un dari mobil dan memasuki rumah itu. Aku pikir rumah itu kosong, ternyata ada seoran

aligus yang bersih-bersih di sini." Om Bere

Sugeng. Aku tercengang saat Om Berend memperkenalkanku sebagai istrinya, tapi aku juga heran ke

ukku dan Om Berend. Kami berdua pun memasuki rumah tersebut. Aku masih me

an apa? Biar saya siapka

Berend. "Pak Sugeng sebaiknya membersihkan halaman

k, T

Berend menggandeng tanganku ke dalam sebuah kamar. "K

ai keponakan istriku," balas Om B

ng namaku Maya?

akan mengatakan pada orang-orang kalau istriku bernama Lu

mbohongi Tante Maya. Atau jangan-jangan Om Berend sudah sering bermain dengan perempuan lain di belakang Tante Maya? Ah, buat a

i dulu, Lun?"

i tiga kali har

ing? Terlalu bersemangat u

dah mencoba merayunya dengan memasuki kamar mandi saat ia sedang mandi, tapi ia melayaniku dengan tidak sena

sedih karena diabaikan oleh suamimu. Sekarang ada aku yang akan melayanimu dengan sepenuh hati," bisiknya

arik lengan Om Ber

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY