img Pendewaan  /  Bab 3 Metode Pemurnian Senjata (Bagian Satu) | 0.27%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Metode Pemurnian Senjata (Bagian Satu)

Jumlah Kata:1271    |    Dirilis Pada: 05/01/2022

k, atau dijadikan karung tinju untuk anak-anak dari Klan Luo,

rsebut. Kelemahan terbesarnya ad

sangat berbakat. Dia meninggalkan rumah pada usia tiga belas tahun ketika Sekte Awan memili

aupun keberadaan adik perempuannya itu. Sekarang setelah Perrin memberitahunya informasi tentang

elindungi bagian vital tubuhnya dan menerima beberapa pukulan dahsyat dari a

bawah tanah. Dia berjalan tertatih-tatih saat rasa

elayan Klan Luo melemparkan obat itu ke Zen seb

ereka pasti akan mati karena luka dalam jika mereka tidak diberi obat penyembuhan luka. Jadi par

buhan ini pun tida

ika melihat hanya ada satu pil di dalamnya. "Darren Fang! Me

sekarang. Kenapa? Apa masalahnya? Apakah pil it

dalam kantongku. Jelas sekali kamu menggelapkan pil-pil ini. Penggelapan di dalam keluarga Luo adalah kejahatan besar. Be

u ingin memberontak? Aku benci melihat sikapmu. Apakah kamu masih menganggap dirimu sebagai tuan muda di sini? Lihatlah ke cermin dan hadapi kenyataanm

ri mulut Darren. Zen menenangkan dirinya sebelum memelototi Darren. Dia bermaksud untuk meny

pi menari di mata Zen. Alih-alih mundur, Darren malah berjalan mendekat ke arah Zen dan menyodok dada Zen dengan jari t

gemetar saat kekuatan itu menyebar ke seluruh tubuhnya. Tidak lama kemudian lu

tak saat ini?" Darren berdiri dan mencoba untuk terlihat berkuasa. Namun

membentaknya kembali, "Seorang pelayan yang bahkan bukan anggota Klan Luo

ia bergegas membalikkan badannya dan melarikan diri sesegera mungkin dari sana. D

laku

gelengkan kepalanya melihat sikap Darren. Dia mera

tergesa-gesa membalik halaman buku yang biasa dia baca. Zen merasa frustrasi karena dia tidak bisa fokus.

apa yang bisa dia lakukan. 'Aku baru saja mencapai tingkat pemurnian daging. Akan sulit bagiku untuk men

a semakin sesak dan jantungnya berdetak lebih cepat. Dia tampak seper

iliki motivasi apa pun untuk memikirkan alternatif bagi dirinya. Dia mer

un-tahun dipaksa menjadi karung pukul untuk anak-anak di Klan Luo telah melemahkan kekuatanku. Yang lebih buruknya lagi adalah cedera harian yang kudapatkan mencegahku untuk berlatih ketika aku kembali k

ia mengarahkan pandangannya ke arah buku tua,

aupun diriku. Tidak ada gunanya bagiku membaca buku ini. Mengapa aku harus terus membacanya? Buku itu sama sekali tidak berguna." Kemarahan dan ketidakberdayaan

di bibir Zen saat buk

mengeluh, "Buku ini mengajarkan orang untuk menjadi baik. Buku ini memberi tahu orang hal-hal apa yang memalukan dan salah, serta hal-hal apa yang bijaksana dan benar. Buku ini tidak bisa disalahkan

sudah menjadi tumpukan abu

keemasan melintas dari dalam tumpukan

a i

il sepotong kecil emas yang memancarkan sinar cahaya t

ka dia membaca buku ini berulang kali. Sepertin

as sama tidak berharganya dengan tanah li

pada kertas emas itu, sebuah

itung jumlahnya dan berbentuk seperti berudu. Zen tidak men

menganalisa kertas itu. Ribuan keping emas kecil, masing

eher, lengan,

Zen dibalut oleh pec

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY