img AMARAH DALAM SELUBUNG  /  Bab 3 RENCANA MENYAKITKAN | 30.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 RENCANA MENYAKITKAN

Jumlah Kata:1601    |    Dirilis Pada: 01/01/2022

ulang dari rumah Riana karena masih a

n mengijinkan bukan karena Amran baik hati tapi karena semata mobil xenia itu tidak sempurna kondisin

kan waktu dan biaya. Untuk di bawa ke Jawa akan memakan resiko yang tida

ngungkap semua kebohongan yang disimpa

li namun atas permintaan Riana sahabatnya diminta untuk menunda pembayara

ebut karena Amran percaya p

bali memuaskan Amran, laki laki yang ma

ga ada handphone yang teru

ejak siang tadi saat Amran masih di luar rumah. Riana sa

padanya ia serahkan seluruh jiwa raganya. Amr

asih ya

**p kening

yang mereka lalui dengan buas telah me

Selalu begitu, bila berada di rumahny

minya, Riana hanya ingin jadi istri yang baik. Mes

kursi di beranda rumah agar ia mudah melihat siapa

Amran. Riana ingin menghabisi Arman yang telah menamainya pelakor. Riana benar-benar marah. Malam panjang dalam kes

meradang membaca semua tulisan

enit ponsel dengan nomer bar

rada di sebrang rumahnya bentuknya tertutup. Gaun biru m

ru Riana

at ponselnya .

kamu s

kamu s

ebrang ma

nsel dengan nomer

aya mencintai Riana, tapi suami ibu mengambilnya dari saya.

palagi marah marah. Ibu wa saja suruh suami ibu pulang.

nya bag

h dia pulang karena dia sedang

kin begitu. Wanita itu pela

i ibu bercinta..wkwkwk" tulis Riana ya

ya lagi, namun Riana me

suami ibu selamanya. Wanita yang sedang bersetubuh dengan suami ibu

tu, Riana mengirimkan foto d

!" pekik Ria

dan hubungannya dengan Amran, yang a

melakukan semua yg ditulis oleh Ri

ereka terlibat pert

n untuk pulang

suruh transfer ke aku saja ya" perint

atir," jawab Riana sambil

Ia hanya berfikir bagaimana menjelaskan pada umik kea

ercaya bahwa ia lama karena menun

rduduk. Saat ia mengangkat wajahnya. Ia melihat Riana berdiri di hadapannya, lidahnya ter

ia kerjapkan matanya. Riana su

h.

meleng

nya saja. Amran pun bangkit

nd

A

LIN

abar, rasa penasaran menari-nari di benak Amran, hingg

atang, a

a tanpa jawaban hingga

08.00

in

ya

a belum transfe

sepekan. Sudah makan atau belum, punya uang atau tidak, bahagia atau menderita. Buk

" Riana berpur

dihubung

ng

enanyakan hal pribadi yang berhubungan d

iana menangis. Dibalik bencinya ada rindu yang membu

an. Mestinya para lelaki sadar, pernikahan ke dua tak ada bedanya dengan pernikahan pertama. Sama saja, sama-sama tentang janji di hadapan Allah.

ak adilan dian

im pesan namun tetap berputar

mera

k mengajarkan demikian. Agama begitu kuat mengajarkan keadilan. Agama beg

inta nomer telp y

I

ap

um t

lum tah

m tahu kapan bi

punya nomer yan

if lagi." Begitu alasan Riana setiap k

mpermainkan Am

u mau Amran saja yang datang n

ruang gerakku dibatasi, tolong Rin mengertilah aku juga rindu

aan. Uang satu koma tujuh milyar yang Riana

ada kejelasan te

aja yang datang kesini nanti R

i, mas belum

a ancaman demi

ran ada juga yang mengata

na uang xenia aku

khawatir umik akan menyuruh adiknya

cul hampir setiap hari. Diantara rasa sak

bahwa uang xenia telah diambil oleh Riana. Bahwa uang x

Setiap telp dan chat tidak p

encerahan, beliau berkata "Tidak ada yang namanya hukum istri di tipu suami, atau su

da apa-apa hubungi saya." begitu kalimat sang dose

pada Riana

r, saat tiduran Riana selalu dikaget

ya berat, ia terbatuk-batuk lalu kemudian mun

l menggeliat di

kittttt dalam dad

harus pulang. Tempat kursus ditutup. Riana diam dikamar nya, ritual

rbicara denga

h Riana, buas sekali ia melaha

n itu mer

"ujarnya sambil terta

meng

mkan foto telanjang ke ponsel Amran

oyah, kelelakiannya bangk

datang nanti Riana telah siap dengan bisa yang dimilikinya. Riana telah siap dengan racun di ujung lidah yang siap untuk di muntah kan. Riana akan melawan

h.. Amran

iana me

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY