img Pelit Bin Medit  /  Bab 3 Pelakor Tekor | 9.38%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Pelakor Tekor

Jumlah Kata:1089    |    Dirilis Pada: 04/01/2022

da kejadian lucu yang nggak bis

an rumah Mas Pram. Bukan depannya persis tapi agak samp

sih dinas di Blora. Menurut cerita Mbak Hana, tetangga sekaligus temanku ngajar di

rumah. Entah itu lauk pauk, atu sekedar makanan r

nan ya mau-mau saja. Lumayan menghemat pengel

a sama dia. Karena tiap dikirim makanan, Mas Pram selalu

u. Jangan tanya siapa yang bayar, sudah pasti si Janda. Mas Pram ngga baka

ingga kemudian aku kembali di tugaskan di Jepara. Suatu sore, Mba

Janda yang akhirnya kutahu bernama J

i tambak, Mbak,"

, wong pintu rumahnya terbuka," uc

perlu apa nyari Mas

" ucap Mbak Juli ngegas. Padahal aku ngomongnya pelan

da perlu, bicara sama saya saja, nanti saya sampai

sering ngecengin suamiku ini, aku tetap berusaha netral

ono kayak pembantu gini? Cantikan juga aku, glowing dan seksi!" ucapnya deng

percaya? Tanya saja orang sekampung, sia

hinanya. Mata Mbak Juli memindaiku dari atas kebawa, seolah memastikan

ku kalem, karena aku tahu Mbak Juli ini hanya korban, di

yang bener, nggak usah mennghayal jadi istri majikan! Mentang-mentang

ertuaku, dan beberap

Kok ribut-ribut?"

ya aja, biar nanti saya sampaikan. Karena saya ini istrinya. Eh dia nggak percaya, malah ngatain saya jelek, nggak pante

memang istrinya Pram

istri, kenapa sampeyan ngga

a," jawab mertuaku t

Pramono sudah punya istri. Biar saya nggak berharap banyak, ngga

nggak minta! Namanya rejeki nggak boleh di

ya, biar dapat makanan gratisan? Rugi dong s

nya, pakai acara ngasih makanan segala! Makanan nggak enak juga, mau melet anak saya, ya? Untung

cela, tapi dimakan ju

ng balas cacian. Aku dan para tetangga menjadi penonton setia.

am saja tidak membalas ucapan Mbak Ju

yang diribu

bak Juli?" Mas Pram yang baru datang, buru-buru

masih memberi harapan pada perempuan lain! Maksud

an nggak pernah janji apa-apa sama

berharap lebih! Kalau kamu sudah punya istri, harusnya kam

, masak ditolak?" u

a merah padam. Sepertinya dia b

saya! Lain kali buang saja mukamu yang nggak punya malu itu! Bisa-bisanya memanfatkan pere

pulang ke kontraknya. Tak lama terdengar pi

bener, Mas?" tanyaku saat kami

er," ucap Mas

Masak nggak tahu kalau Mbak Ju

sendiri yang ngasih," sanggah Mas

Mbak Juli, Mas. Di

kenapa jadi per

udah jelas kalau kelakuan dia membuat Mbak Juli salah

an untuk pindah. Dia sudah terlanjur mal

sampai sekarang, aku tetap memaafkannya, toh hub

anapun bakal mikir seribu k

mbung

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY