img Pelit Bin Medit  /  Bab 6 Makan Enak | 18.75%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Makan Enak

Jumlah Kata:965    |    Dirilis Pada: 12/01/2022

dang beli daging, ayam kampung, ikan segar, bahkan sayur yang biasanya hanya kangkung dan

ini akhirnya terbeli. Tapi semua hanya untuku, Mas Pr

beli berapa tadi?" tanyaku saat mendapati b

seratus dua puluh ribu, beli seons lima belas ribu,

apa-apa maunya yang murah. Tapi gilira

na cukup untuk makan kita berdua seharian Mas?" tanyaku sedikit bin

lau kamu bikin sup, kan aku bisa makan

gak pernah punya keinginan untuk makan enak ya? Dia punya duit lho, sekali-sekali makan enak tidak akan

seekor ayam kampung yang sudah dibersihkan. Tapi

di?" tanyaku pada suami pelitku itu, sam

hanya menelan ludah mendengar ucapan Mas Pram, ayam sekecil itu harus dib

ia itu mikir, kalau bukan dirinya sendirinya untuk apa sem

u masak ayam kecap aja, campur tempe dibumbui ja

ungan, bahkan untuk dirinya sendiri. Lha selama ini di

penghabisan, yang penting aku bisa makan enak. Semoga saja anakku kelak tidak mewarisi sif

al harta, tapi juga soal jodoh, Mas Pram menikahi dengan

dong? Karena apa? Karena kalau PNS punya penghasilan sendiri, hingga usia senja. Intinya mereka tidak perlu mengeluarkan uan

r Haji Salam, juga orang tua Mas Pram. Mertuaku ini paling kaku untuk ur

tahun, tiga puluh tuju tahun, tiga puluh tiga tahun dan tiga puluh tahun, usia yang lebi

ahun, tapi belum juga menikah, padahal sudah beberapa kal

a. Harusnya mereka juga mempertimbangkan, wajah Aida yang biasa saja, nggak ada istimewanya. Kok mereka menuntut jodoh yang sta

hanya karena mereka kaya. Padahal kul

apan Bapak menolak pria yang me

pa kamu nggak berusaha meyakin

k tetap kekeh pada pen

lasann

ja Mbak, Harsono itu baik sudah bekerja

encari pasangan yang lebih dari segalanya untuk anaknya. Harusnya sebelum mematok standar Bapak harus melihat kalau

NS, baik dan pinter ngaji, apa Bapak tidak melihat usiaku yang s

pas-pasan gini Mbak, aku juga bukan PNS hanya guru swasta, yang

as saja menikahiku karena

perawatan, karena pengiritan disegala bidang hukumnya wajib bagi mereka, terma

unya anak remaja, tapi Aida belum pe

gajarnya meskipun usianya lebih muda lima tah

Aida sudah genap empat puluh tahun, nasibmu Aida ... Sama

sudah lama menanti, tapi tak ku

ambu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY