Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6

Jumlah Kata:583    |    Dirilis Pada: Hari ini13:39

tu-aroma parfumnya sendiri telah hilang, digantikan oleh wangi Yana yang

ke ruang tam

membungkus patung perunggu dengan hati-hati menggunakan bubble wrap. Yana berdiri di dekat rak

berwarna krem dengan kancing emas. Di pergelangan tangannya berkilauan gelang tenis b

Yana, bibirnya melengkung. "Waktu em

wajahnya tegang. "Estella, jang

ia berjalan lurus melewati kota

enuju ruang kerja. "Kau pikir mau ke mana? C

ya," kata Estella, suaranya pelan d

sudah setengah kosong, dindingnya telanjang tempat seni telah diturunkan. Dia b

terbuka deng

tinggi. Brenda dan Yana berdiri di ambang pintu, mata

unai, tidak ada perhiasan. Hanya ada satu

sen pintu. "Kau menyembunyikan setumpuk ke

dengusan meremehkan. "Jujur saja, Estella,

ak punya masa depan," kata Yana, suaranya manis memu

pintu, tetapi Yana tidak menyingkir dari jalannya. Dia harus bergesekan me

dinding, setengah tersembunyi di balik tumpukan kotak, ada sebuah lukisan. Itu adalah luk

miliki lipatan di tempat sesuatu ya

it fisik yang tajam di dadany

ahnya. Dia berjalan mendekati lukisan itu, sepatu haknya be

bingkai dengan ujung sepatu runcingnya. Lukisan itu me

idup di dalam dirinya, berteriak padanya untuk menerjang, mencakar

terbelalak. Dia melihat Brenda, yang menyeringai. Dia melihat set

padan. Tempat i

tangannya terbuka. Dia menatap Yana, lalu Brenda, m

gin es. Dia berbalik dan berjalan keluar pintu de

a tidak membutuhkan mereka. Dia m

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY