Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2

Jumlah Kata:905    |    Dirilis Pada: 18/06/2026

u begitu

engenai wajah Elara. Dia mengerang, berguling, dan

hanya meny

otanya terlalu rumit. Dan seprainya... ini bukan seprai poliester k

ntamnya sepert

Sampanye

gan terasa miring, otaknya berdenyut-denyut di tengkorak

g menenggelamkan tubuhnya. Kainnya sangat lembut di k

iknya hingga dagu, jantungnya berdebar kencang di dadanya seperti burung yang t

maskulin, dan mahal. Kayu gelap

pakaian terlipat de

selembar karton tebal

bukan plastik. Sebuah Kartu Centurion. Itu adalah kartu

kannya seper

tan itu. Tulisanny

ya adalah tang

rjalanan mobil. Permintaan untuk

a ta

mulut. Dia telah melamar ayah sahaba

i nakas. Layar menyala d

ak terjawab da

dari Anso

san s

omor yang tidak dia simpan,

ngajukan. Kamu aman

mi

tu adalah cincin platinum sederhana, elegan dan ber

Dia meraih pakaian itu. Sweater kasmir lembut, celana

se

isa memiliki pakaian dengan ukuran yang pas untuknya? Pikiran itu membuat bulu k

arus

u-menyelipkannya jauh ke dalam sakun

tangga sedang membersihkan debu di lorong,

t pagi,

n tombol, setengah berharap tidak berfungsi. Yang mengejutkan, lam

di tangannya. Itu A

an. Sekara

asa melilit. Ap

ingga dia hampir tidak bisa membuka pintu. Perjalanan ke universitas

kan tatapan mahasiswa yang mungkin melihat fot

an referensi di perpustakaan. Azalea Soerjadinata tampak panik,

nyeretnya lebih jauh ke dalam rak buku. "Ayahku baru

embeku.

inata berbisik, matanya terbelalak. "Dia bilang un

ak curiga. Matanya menyi

aku membantunya dengan sebuah pro

n, meskipun keraguan melintas di benaknya. Pekerjaan terjemahan? Untuk ayahnya, yang memiliki seluruh tim linguis internal? Ras

a punya perint

a keluar dari perpustakaan me

. "Yang, sejujurnya, memang benar. Remnya berbunyi seperti kucing sekarat. Jadi a

bukti efisiensi Azalea Soerjadinata. Terparkir di tempat lamanya adalah sebuah Aston Martin perak. Mo

alan ke arah Azalea Soerjadinata.

inata melempar

g ini peng

, terbuat dari kulit dan krom. Dia melihat mobil itu.

a mengambil in

ngkan tangannya. "Kamu tahu bagaimana dia. Jika

. Ponsel mulai keluar. B

unawan? Siapa yang

a bergetar

bu jarinya menekan tombol me

ekan tombol buka kunci. Kaca

a," Azalea Soerjadinata be

lar itu terlalu dek

kulit baru menyelimutinya. Baunya persi

utih. Dia telah menandatangani kontrak dengan

img

Konten

img
  /  5
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY