Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4

Jumlah Kata:489    |    Dirilis Pada: Hari ini13:42

u. Baskara Adiwangsa berdiri di hadapan putranya, wajahnya memerah

gguncang kristal di atas dekanter. Dia memukulkan tongkat berujung peraknya ke

rahannya sedikit melunak. "Anindita. Kau di sini. Keluarga

membalas, melangkah di depan Melati dengan protektif. "Pernikahan

l," bisiknya, dengan tangan di tenggorokannya. "Seh

"Keluarga Melati sangat dihormati di komunitas medis. Di

seorang pragmatis. Tapi dia menggelengkan kepalanya. "Bagaimanapun, Anindita adalah

pernikahan ini," katanya, suaranya berdering dengan keberani

ercak di leher pria tua itu. Dia menatap putra satu-sa

menjad

ja mengakhiri sandiwara ini dengan tiga kata, tapi di mana letak kesenangannya? Biarkan mereka tampil. Biarkan m

ra menghela napas berat, kalah. Dia menoleh ke An

palsu. "Selama kau ingin tetap menjadi bagian dari keluarga in

k. Dia menyerahkan pisau padanya, men

pak sombong, yakin wanita yang dia yakini masih mencintainya deng

uat dengan cermat. Rasa hormat yang mungkin masih tersisa

nipulatif, pewaris yang lemah kemau

k keras, tetapi memecah keheningan den

keras untu

nan sombong di wajah Darma larut menjadi ketidakpercayaan yang

akinan dingin bahwa dia baru saja membuat pilihan yang tepat. Dan pilihan itu a

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY