melarikan diri dari kedekatan yang meny
kannya dengan agresif, tetapi dengan arogansi santai s
a. "Tunanganku k
ar suaranya lagi. Ada sesuatu dalam irama, ritme... itu menggor
g mata topengnya. Mata hijaunya-yang biasan
ang maaf atas ke
belakangnya. "Lihat
uhnya. Dia merogoh saku jaket
nya, matanya menatap tajam ke mata Rina. "Kebanyak
akunya, menandatangani cek, dan m
lurkannya
. "Secara eksklusif. Aku in
alah kebebasan. Itu adalah k
k dijual, Pak W
dia melewatinya, lengan tela
Saat dia menjauh, tangan kirinya terangkat secara defensif, dan dia melihat jempolnya secara naluriah mengusap kulit kosong jari ma
lesat dan mencengkeram perg
nya. Intensitas su
a p
stiletto tajam, dan menginjak keras
sa sakit menjalar ke kakiny
dan berlari keluar pintu, menyusuri
sok pergelangan tangannya. Di
ters
Senyum yang belum pernah menghia
kku," gumamny
rla memekik. "Telepon
eh ke Carla, wajahnya kembali ding
ar, meninggalkann
n lift k
k penjaga keamanan ber
ti. Dia mena
GHU
ah muda itu ber
erbisik. Kata itu ter
Pak," kata kepala keamanan dengan g
lurkan kantong bu
pita rambut belu
g itu. Dia menatap pit
bertanya. "Seorang ana
tu, Pak. Ventila
tu lagi. Seorang anak m
kkan pita
rekaman keamanan seluruh gedung. Aku ingin tahu sia
GOOGLE PLAY