img CINTA DI BALIK CADAR  /  Bab 10 10. CEO MESUM | 12.50%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 10 10. CEO MESUM

Jumlah Kata:1171    |    Dirilis Pada: 06/01/2022

fektif di kantor sekaligus hari ke dua

elatan. Sekaligus bersilaturahmi ke rumah Anggia. Sahabatnya sejak kecil yang notabene menjadi

di, semua kebutuhan Anggia selalu dituruti oleh ke dua orang tuanya tanpa terkecuali. Tante Hanum dan Om Haris sangat menyayangi Anggia. Di mata Katrina, Anggia itu adalah sosok yang sangat beruntung, karena memiliki keluarga yang lengkap. Anggia pernah bercerita tentang Kakak laki-lakinya yang tinggal di Bandung, ikut bersama Omah dan Opahnya. Tapi selama Katrina tinggal di Jakarta dan menjadi sahabat Anggia, tak pernah sekalipun Katrina bertemu at

ornya Pak Hardin sekarang?" celetuk sebuah suara yang

wati yang sedang bermake up dan bergosip ria

wek baru lagi,"

sedang mereka bicarakan. Tapi dia tak ingin terla

terus mereka berduaan, lama gitu di dalem ruangan yang

Hardin, kan Bos lo

Hardin kok ganteng banget sih ya? Bibirnya itu loh, seksi banget, nggak nahan gue! Huh! Dasar! Pake ngomongin soal etika lagi," kali ini wanita paling ujung yang sedari tadi diam mulai ikutan nimbrung berg

ous. Dasar Anita, m

u saja selesai memasang kain penut

u, hanya salah satu dari mereka yang bernama

ta penggosip itu yang kini mulai berbicara setengah berb

ekilas ke arah pintu ruangan yang kondisinya tertutup rapat itu. Pikirannya mendadak melantur, saat dia menging

tor masih sangat sepi. Katrina melihat ada tiga buah ber

pon yang terletak di meja kerj

rang di ruangan itu, Katrin

gannya. Itu telepon penting, dari Pak Syamsul di Bandung. Cus ya, Pa

aku bu-"

pon di seberang sana langsung diputus

a ingin masuk untuk menyampaikan amanah dari resepsionis tadi kepada Hardin. Ha

itu siapa. Yang jelas Katrina merasa risih dengan hal-hal yang mungkin saja terjadi di dalam sana. Ketika seora

yang disampaikan si rese

intu ruangan Hardin tanpa menyad

atrina pun reflek memundurkan langkahnya menjauh dari atasannya yang hampir saja menubruknya dari balik pintu itu, di mana

ng keluar bersamanya dari dalam ruangan itu. Seorang wanita cantik den

benarkan posisi jas kantornya

situ? Kamu mau mengintip

inta maaf, tapi bukan kata maaf yang keluar dari

rullahal

, saat tanpa sengaja, arah pandangannya tertuju pada retsleting celana Hardi

an retsleting celananya. Dia jadi salah tingkah. Apalagi saat t

engar manja. Wanita itu mengalungkan lengannya di lehe

ar ingin muntah m

gan sangat pesat sementara kelakuan pemimpinnya sangat tid

ruangan saya?" tanya Hardin sok cool,

ting. Permisi!" Katrina menyadari wajahnya mulai memanas. Seperti terbakar. Hingga setel

uduk di meja kerjanya. Hardin mencoba berjalan sesantai mungkin, dia sempat melirik ke arah Katrina, hanya sekilas tapi sialnya di saat

iri. Dirinya yang terlihat begitu bodoh pagi ini

ik batinn

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY