img Jodoh Dari Ayah  /  Bab 7 Mau ketemu calon mertua | 10.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 7 Mau ketemu calon mertua

Jumlah Kata:1031    |    Dirilis Pada: 10/01/2022

a jalan menghiasi langkah menuju esok. Namun yakinlah semua takdi

ngan lupa kabari, takut ti

sesi perkenalan lewat jalan berdua, sep

gan calon menantu. Nampaknya hal tersebut berhasil

Bercanda lewat chat nggak begitu menyenangkan,

utnya sedang terurai sebahu itu. Rambut lurusnya sedang tak

gadis bernama Alyah itu sudah diam-diam

rang yang bahkan masih terasa asing baginya, namun mampu memb

i antara mereka lewat per pesana

r, tak ingin terjebak dengan obrolan-obrolan ringan yang nantinya berujung pad

aki-laki yang waktu itu menjemputku. Ahs, aku masih tak bisa menj

ia calon suamiku. Bahkan aku saja masih

belum semuanya jelas. Bahkan masih belum a

saja sudah sibuk mencari pakaian yang sekiranya c

mimpiku seantusias itu untuk

mendekat ke arah Mama yang sedang memasak untuk sa

rumah tapi tidak soal memasak. Kata Ayah tidak ada yang bisa masak

ama lontarkan tanpa menoleh ke arahku dan tet

katanya Mamany

hkan aku sudah lupa deng

udah mengingat nama seseorang. Apalagi

a, bahkan aku langsung hafal nama

g sopan, jangan bertingkah konyol seperti saat sed

gi sudah mendap

u juga tahu Ma, enggak akan

itu saja ceramah berlang

ungkin sudah mirip kereta dengan dua belas gerbong

ang Adik tak punya akhlak bernama Agus, ia terus memberikan gambaran-gambaran betapa j

g Genta datang. Ia dengan sabar menungguku

tau semacamnya, namun setidaknya tidak berpakaian

wab Al! Apakah aku telah tak sadar sudah membuat kesalahan? J

il setelah berpamit ria, tapi langsung

inya kini telah sirna. Berganti de

... Aku memang sedikit eng

nyaan akan sudah siapkah aku untuk menikah dengan la

an jika kali ini dia tak memakai alasan Tante, mungki

apan pada orang yang tidak aku harapkan kehadirannya. W

a?! Dan kenapa begitu memedulikan tentangku!" Jawabku sedikit lesu,

waban macam apa itu. Sama sekali

da yang spesial di antara kita? Jari-jariku pun masih melo

ta. Bukankah hubungan kita ini berlandaskan dari saling di paksa" Bi

g belum memiliki rasa sepesial untukku. Tapi kamu sudah menjadi orang ya

ukah perasa

obil yang siap meningga

carakan lagi. Hanya akan memantik amarah diantara kita

inikah p

kata itu yang ma

u maklum hal itu. Tapi aku moh

waktumu, itu sudah membuat hatiku

erasa bersalah. Kenapa dengan pikiranku dan ha

uselipkan senyum termanis

padaku. Waaaaa! Bang Genta

sangin sabuk pengaman. Kalau ya

s! Malu dengan

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY