img GAIRAH PAPA MERTUAKU  /  Bab 3 SEBUAH ARTIKEL | 2.94%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 SEBUAH ARTIKEL

Jumlah Kata:1222    |    Dirilis Pada: 17/01/2022

New York. Jelas, ini adalah jam pulang kantor. Pasti semua orang

Leo. Mobil sport itu lantas menepi di depan teras mansion. Seorang pria berpakaian forma

itam. Aku akan berangkat tiga jam lagi,"

it membungkuk pada Leo, lan

da waktu untuk bermain dengan Tessa, pikirnya sembari tersen

e, T

, Tua

nyapa dengan ramah. Leo hanya mengangguk sembari ter

nya pulang lebih awal hari ini. Dan lagi, Leo baru saja membelikan satu unit m

d yang sedang duduk sendiri pada ruang

hari ini," jawab Leo sembari mem

k setuju saat ibunya mengatakan mau menikah lagi dengan pria itu. Leo sendiri tak tahu sia

sebuah apartemen mewah yang ada di Austria. Dan apartemen itu pun pemberian ibunya untuk Arnold. Memang aneh! Kadang L

coth, ibunya Leo setahun yang lalu. Leo yakin, Arnold memang tak bersalah. Bahkan pihak kepolisian pun sudah

di sini?" tanya Leo sembari mendaratkan bokongnya pada

ada Leo atas perbuatannnya tadi. Sial! Kenapa dia melakukan hal itu pada Tessa. Leo pasti akan melemparnya ke jalanan kalau sampai men

Tessa tak bisa ikut denganku. Lagi pula, Tessa akan merasa bosan kalau sendirian di hotel nantinya." Leo

atu batang rokok yang dis

alakan api rokoknya, "Dad, aku sangat mencemaskan Tessa meski banyak pelayan

k waktu yang cukup lama. Oh, astaga. Bukankah ini adalah kesempatan emas baginya? Tentu! Dia bisa leluasa mendekati Tessa saat Leo tak ada, bukan? Arn

atap heran pada Arnold ya

a Tessa. Kamu tak perlu cemas." Arnold sedi

s. Keduanya pun kembali menikmati batang rok

lnya. Bukan, kali ini bukan permainan game yang sedang dipandanginya. Melainkan sebuah ar

sex yan

rang kali ia bisa mendapatkan informasi untuk masalah Leo dari artikel itu. Benar, Leo tak bisa terus seperti itu

k! Itu yang Leo beri

game! Leo menggelengkan kepalanya, lantas berjalan menuju pada gadis cantik di sana. Tessa hanya

ak sangat serius menatap pada layar ponselnya. Entah apa yang sedang ia

tu? Sebuah artikel? Sini, aku juga mau melihatnya." Leo

l menahannya dan membaca artikel itu. Tessa menggigit bibir bawahnya

ersandar lesu sembari membuka ikatan dasinya. "Tessa, pasti kamu

an kepalanya dengan sepasan

i-sampai menelusuri artikel seperti itu," tukas Leo sembari me

h padanya. Bodoh! Kenapa ia biarkan Leo membac

ua pipinya, lantas bersandar

Alex ingin mengenalkan aku pada dokter itu. Bagaimana menurutmu?" tanya Leo

tu bisa membantu masalah kita, ya

nya, lantas dia segera menu

tanya Leo usai menyudahi lum

ang sangat nikmat," j

,"Apakah kita bisa bercinta

sembari tersenyum men

malam ini. Apa kamu mau menemaniku?" Leo mengecup pan

n istrimu," balas Tessa seraya m

Tessa dari hidungnya. Kemudian dia mena

m selimut. Aneh sekali! Kenapa percintaannya dengan Leo terasa begitu hambar. Bohong

Kenapa Tessa teringat akan ciumannya dengan Arnold tadi pagi? Tidak! Leo adalah pr

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY