img KIBAS DASTER BUNDA  /  Bab 3 Cemas | 2.42%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Cemas

Jumlah Kata:1495    |    Dirilis Pada: 14/01/2022

iliknya. Tak lama terdengar suara mobil Mario datang dan dengan cepat Dona membuka pintu pagar. Bambi masuk dan terparkir rapih di garasi. Terliha

asian udah tua, pasti sering sakit-sakit

. Anak-anak mana? Tumben sepi?" Mario c

, Akasia tidur ... habis m

ancing kemeja paling atas dan meli

karang belum pulang, aku udah chat sama telpon tapi nggak dibales,

ia melarang, tapi memang Sakura anak perempuan dan h

Sakura jadi keras kepala dan seenaknya. Kadang justru Dimas yang bersikap dewasa dibanding Sakura. Suara motor dan gelak

rio. Kedua anak

saya balikin tanpa lecet, nih," ucap Fadil ko

nya yang tadi itu." Dimas menga

Tante, Fadil ganteng pulang ya!" Fadil me

i luar?" tanya Dimas yang dud

a baru sampai." Dona menatap ke layar p

kan matanya menatap ke Dimas yang langsung senyum-senyum. Ia salah melempar pertany

jak dan berjalan ke depan pagar. Mengintip

bungin Sakura, siapa tau mau bales atau angkat telpon

lpon Bunda?" Dimas menatap ke Dona da

t punya Kaka

mbil coba meng

*

lam m

a di mobil Alden. Ia lalu menatap layar pon

m" jawa

ma

h pu

esalahan. Jam menunjukan pukul setengah sembilan malam. Suara mobil terdengar. Mobil itu berwarna hitam. Bukan putih seperti mobil Meyra.

kul bahu bundanya dan mengusap. Menenangkan emosi.

ngnya." Sakura berja

r satu tingkat. Algen namanya." Saku

" Alden meraih tangan Dona d

jawab Don

Algen nggak tahu nomor HP Tante,

akura!" kini suara berat

ntak Sakura menoleh ke Algen dan

pa Alden sedikit

perempuan orang sampe malam gini! Di mana kamu tinggal!

ak kepala lo. Lain kali kalau mau bawa Kakak gue--" Dimas men

Sakura pun tak di pamitkan oleh Alden. Kini Sakur

ja!" omel Sakura sambil berjalan

nda yang di semprot Sakura?" tatap Do

*

untuk makan. Ia melewatkan sarapan pagi bersama yang rutin dilakukan. Kini sudah mendekati jam makan siang. Sakura masih

ambek ya?" Dona kembali beranjak dan

awatir sama kamu, lho, Bunda juga

ntu kama

. Kakak bisa jaga diri. Kakak tau mana yang baik sama buruk. Kakak malu kalau Bunda apa-apa larang, apa-apa batasin! K

kak nggak mau kayak Bunda!" lalu Sakura menutup pintu kamar wa

rdua melihat Sakura marah-marah. Dimas sudah emosi tapi Dona berjalan men

udah." Dona lalu berjalan ke meja makan

ra?" suara Dona sengaja ditinggikan supaya Sakura dengar

rnada sedikit tinggi saat berbicara.

k nanti diledekin sama temen-temen karena penampilan Bund

s. Sakura menoleh

elangkah. Dona berlari dan berdi

ekolah. Makan dulu sebelum berangkat,

putrinya memaki Dona seperti itu. Ia duduk d

ang Sakura, kalian makan ya, nanti Bunda pisahin untuk Sakura sama Akasia. Aka

i. Tadi ketemu kita, Bu

h kebiasaan banget, Bunda sampe suka malu." Dona masih bisa tersenyum

nda kayak gitu. I'm ok. An

gangguk, sedangkan Dimas

*

dirinya yang sudah disetrika. Ia menatap sendu ke arah jendela. La

tergerai sepanjang punggungnya. Wajah tanpa

dalam hati. Walau kemudian

Jika ia membeli kebutuhan dirinya. Ia akan mengorbankan uang belanja har

anya dan tersenyum. Ia mengambil kunciran rambut

n kayak bundanya. Semangat Dona!" Ia beruc

jan!" ter

a berlari keluar dari kamar. Tanpa Dona tau, Dimas sudah m

janan boleh?" Akasia

kering di atas Sofa ruang tamu, lalu ia dan Akas menuju

enjadi hiburan untuk keduanya. Dona duduk di sofa ruang tamu sambil melipa

sama Ayah belum bisa

sam

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY