img Dinikahi Calon Kakak Ipar  /  Bab 5 Ada Apa Dengannya | 7.69%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Ada Apa Dengannya

Jumlah Kata:1330    |    Dirilis Pada: 17/01/2022

atap kedepan datar tanpa ekspresi. Selepas sampai di lantai atas dia tanpa bilan

ku menjer

uka dirumah ini," mas Arsen berkata sambil berlalu menuju r

melepasku begitu saja. Ah, setidaknya

janya. Ruang kerja yang luas dan nyaman, ada rak

erkas. Sedangkan aku memilih duduk di sofa dan sibuk dengan pikiranku sen

antara kami, akhirnya a

," ucap mas Arsen saat aku

sambil membalikkan badan

ia bertan

ati butikku jadi aku mau bareng kesana," kataku terbata. "Aku tidak

wab mas A

ar ruangan itu dan pergi ke kamar. Lebih baik aku

*

di sisi kiri. Tempat tidur ukuran King size dan kami yang sama-sama tidur d

waktu lama, kami sudah sampai di depan butik. Aku tidak segera turu tapi malah melamun, apa aku

an akan terus melamun seperti itu,"

u tidak bisa men

an! aku bisa

egera keluar dari mobil itu da

memerintah. Aku mengomel panjang pendek sambil membuka pintu but

ekolah khusus design dan kemudian punya butik sendiri. Aku memilih membuat dan menjual baju-baju muslimah

amping. Masjid itu kemudian di wakaf kan dan bangunan ini menjadi butikku sekarang. Komposisi yang sangat pas men

ka yang membantuku mengurus butik ini, Ada mbak Ani yang lima tahu

ah masuk kerja aja

kan untuk tidak banyak bicara. Mereka tahu apa yang ter

mending disini ada kalian jadi ra

empat. Hubungan kami memang tidak seperti karyawan dan bos tapi seperti teman

ar suara mobil berhenti di depan butik. Sepertinya mas Arsen sudah datang, tanpa menunggu dia

ngan lupa kunci pintunya." aku

uk kedalam, tak ada obrolan diantar kami

*

an aku ke butik. Tidak ada kemajuan dalam hubungan kami, semua masih sama se

esaikan sketsa yang aku buat di ruang kerja mas Arsen. Se

ada di mejamu ya. Aku mau menyelesaikan desain

an merubah posisi ap

pintu. Aku menarik nafas panjang dan mengedarkan pandangan ke sekeliling kamar, aku lihat dompet mas

kembali dan menunggu aku menghampirinya. Aku ulurkan dompet kearahnya dengan tangan kanan saat jarak kami sudah dekat. Dia mengu

aku pikirkan sekarang adalah segera meninggalkannya. Aku segera

ku ini. Aku nyalakan laptop mas Arsen, dan mendownload pekerjaanku yang aku simpan di draf. Setelah it

itu, kok puisi ini adalah puisi-puisi yang pernah dikirim oleh mas Riko padaku untuk merayuku

elas, setelah aku membaca puisi-puisi itu aku segera mengupload novel

bi Sumi. Dia sudah bekerja cukup lama disini pasti

lah atau kuliah kegemarannya apa

au ikutan lomba. Waktu kuliah mau ambil jurusan sastra tapi sama tuan tidak d

gitu

Aku pergi meninggalkan bi Sumi, tujuanku saat ini kamar. Aku ingin

Tak terasa waktu sudah sore menjelang Maghrib, kok tumben mas Ars

lang, smartphoneku berdering ada pesan mas

khawatirkan dirinya. Aku masih asik membaca sampai malam sambil menunggu mas

rambut acak-acakan dan dasinya

n dan mendekatin

a bergetar. Dia mengunci pintu dan membuka jas d

ini, aku reflek mundur ketakutan. Tapi dia mera

ya hak atas dirimu,"

darkannya. Tapi percuma, matanya sudah di selimuti oleh nafsu.

*

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY