img My Lovely Angel  /  Bab 2 Pasien VVIP | 2.78%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Pasien VVIP

Jumlah Kata:1192    |    Dirilis Pada: 09/02/2022

umah sakit. Selain itu ia penasaran dengan si pemilik Rumah sakit tersebut yang kata para pegawai lai

apa sih memangnya?"

." Renata menghela nafas kasar sete

gkat lebih awal adalah ia ingin segera mengunjungi boc

sekali dengan anak itu meski baru melihatnya kemarin namun ada rasa lain yang membuat sayang

nya hari ini?" gu

g aku bawain," ucap Renata menenteng ra

pasien yang harus saya kunj

agi sekali? Apakah dokter Ren juga ingin ber

makanya saya datang lebih awal sebelum kunjungan tapi jika nanti bisa ber

penasaran sih,

di depan kamar Kafa, Renata mengetuk pintu lalu masuk dan ia melihat seoran

ihan sekali Kaf

g dan membandingkannya dengan Kafa. Sesekali ia mencoba menempatkan dirinya seandainya ia menjadi Kafa. Setetes air mata it

menyapa Kafa yang dibalas senyuman dan pelukan oleh Kafa. Sungguh hatinya senang k

menjawab jika ia bersama sang Kakak namun sang Kakak yang diketahui namanya

minum susu kotak kesukaannya. Kafa yang penurut mematuhi kata-kata Renata untuk memakan bubur yang dibawakan dan meminum obat dengan syarat Renata harus mau dipanggil Bunda dan

ngin bunda yang cantik dan baik seperti Renata yang ditanggapi dengan senyuman oleh Shafa. Renata pun hanya mendengarkan keseruan kakak beradik yang bercerita dan memutuskan untuk kembali ke ruangannya karena sepertinya ia harus segera bekerja, dengan tergesa-gesa Renata pergi menuju ruangannya berniat melakukan visit namun usahanya urung, lorong yang ingin ia lewati dipenuhi oleh karyawan yang menyambut kedatangan pe

ikut melihat Pria tamp

di saya hanya bisa melihat pung

saja sudah bisa membuat h

kurang beruntung,

enapa tidak ikut menyam

, Dok. Jadi saya sudah tidak penasaran lagi,

a sus. Ya sudah ayo mulai

engunjungi kamar pasien-pasien yang b

tu pasien

an mana sus?"

VVIP," sa

reka kunjungi ditempati oleh seorang anak laki-laki yang merupakan anak dari pemilik rumah sakit. Renata kaget

fa di ranjang. Hal itu sontak membuat Renata panik, namun kepanikannya berubah menjadi sebuah

tante dokter khawatir sekali denganmu,"

ang penyangga infus. Renata yang saat itu sedang memeluk Kafa dan mencium pipinya denga

ayang dan gemas kepada putra Bapak," ucap Renata dengan m

ta, Dafa membawa Kafa dan

u ya, Den?" ucap

Renata memeriksa Kafa dengan hati-hati dan

dah tidak kembung lagi. Tinggal pemulihan saja, Pak," ucap Renat

dulu, Pak. Permisi," ucap R

emani oleh Renata, namun karena rasa sungkan kepada Dafa, Renata membujuk Kafa d

." Kafa merengek memohon kepa

i sini dong bun

ja tapi tante janji nanti pulang kerja tante tem

t yang ia bayangkan membujuk bocah kecil itu. Kaf

ulit membujuknya," batin Renata semb

keluar dari ruangan Kafa yang entah mengapa menjadi ti

ayah Kafa?"

i bapaknya yang super dingin itu aku bisa mati muda,"

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY