img Gairah Liar Sang CEO  /  Bab 3 Ronde Kedua | 2.08%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Ronde Kedua

Jumlah Kata:1151    |    Dirilis Pada: 14/02/2022

kali saja. Setelah sepuluh menit memberi jeda, pria berhasrat liar it

dah basah, leher yang penuh dengan tanda kepemili

menit, cumbuan Rafael memberikan hal yang tak main-main

nakan bibir dan tangan secara bersamaan? Apalagi pihak yang melakukannya adalah Rafael

am karena denyutan di kejantanannya semakin bertambah. Ia

muk di hajar dengan hunjaman asing di area femininnya. Ia sempat merasakan pe

ya bisa diam menikmati. Sesekali ia mendesah karena rasa geli yang

me yang ia ciptakan dari gerakan itu menimbulkan rasa

berikan wanita itu jeda sedikit pun. Ia terus bergera

buat seorang penikmat ranjang seperti dirinya t

at setelah ia mempercepat gerakan pinggulnya, memberikan efek yang luar biasa.

enyum di bibir Rafael tersungging. Lihat! Ia telah ber

nessa membelit erat. Memberikan ceng

ti," desah Rafael yang belum mendapatkan pelepasannya. Ia terus bergerak

ari dua kali mendapatkan pelepasan itu tak bisa berkutik lagi. Hatinya me

buktikan ucapannya. Milik pria itu member

, lagi pelepasan itu menghantam Vanessa. Ia

nta sepanjang malam j

a menarik diri dan menarik tubuh Vanessa berbalik

iliki pengalaman. Namun, Rafael yang biasanya k

hanlah! Aku akan membawa

a. Menghunjamkan dengan cepat dan liar. Memburu ken

kala miliknya berkedut. Menumpahkan se

arus diakui Rafael sangat luar biasa. Ia menjatuhkan

t ini? Harusnya aku bis

mpat goyah. Namun, melihat kedua mata Vanessa yang telah

ih banyak waktu untuk

uk wanita yang sudah memberikan servis padanya. Biasanya ia

ya berubah. Rafael bahkan memanggi

antara celah gorden tipis yang menutupi dinding kaca kamar hotel

n mengenaskan itu meringkuk di dalam d

Ia mengerjap sesat sebelum melirik ke bawah, pada wanita

as mengingat permainannya semalam. Perawan s

k. Ia menginginkan wanita i

n berada di atas ranjang

is yang sudah menjadi seorang wanita itu meneguk ludahnya

udah b

n menjawab dan memilih memejamkan mata kembali. Mengusir bayan

up tenang!" Rafael menekankan setiap perkataan

seberani ini. Tidak mau menjawab

akaiannya sendiri dan memohon di bawah kakinya, hanya

lakukan wanita t

enarik rambut Vanessa. Membuat

l. Namun, perintah itu dia

enyerang bibir Vanessa dengan brutal. Me

erdalam lumatannya. Menekan bibirnya dalam serangan

njung membuka bibirnya. Ia memberikan g

nyusupkan lidahnya. Mengobrak-abrik setiap indra

ia berhasil. Ia menautkan lidahnya dengan m

secara bersamaan? Jawabannya adalah tidak ada. Meskipun dalam keadaan tak suka,

as saja, egonya akan merasa terluka jika tak

kmati setiap rasa yang bisa ia teguk dari bibir tipis Vanessa. P

an saling bertukar saliva dengan irama yang menghanyutkan. Dengan tangan

anas itu. Dan tidak akan salah bagi telingany

pipi Vanessa dengan lembut sebelum membisikkan

g ampuh membuatmu

mbung

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY