img Gairah Liar Sang CEO  /  Bab 6 Denyut Kesakitan Vanessa | 4.17%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Denyut Kesakitan Vanessa

Jumlah Kata:1146    |    Dirilis Pada: 01/03/2022

tuk mengantarnya pulang. Selain karena ia lema

Rio ke sekian kalinya pada Vanes

cepat pulang. Rasa sakit yang mendera kewanitaannya

i belum sempat memeriksa gadis itu seca

dengan cepat. "Antarkan aku pulang s

ia benar-benar menyuruhmu

laki itu menuruti keinginan Vanessa.

selalu memasang antisipasi. Termasuk ketika ia m

laki itu berhenti. Tanpa berpamitan atau sekadar mengucapkan terima

rjalan dengan cepat. Ia terus memaksakan kedua kakiny

a berbelok mengambil jalan pintas menuju rumah sede

sa tiba di rumahnya. Ia harus berhenti beb

karena tak membawa kunci. Beruntung pintu dalam keadaan

dan lenguhan kencang yang berasal dari kamar ayahnya. Teng

a. Bedanya, jika yang saat ini terjadi adalah jeritan ke

kuat lagi mendengar desahan itu. Menghimpun si

air di kamar mandi yang berada di dalam kamarnya. Ia menanggalkan sem

-sisa yang diberikan laki-laki bajingan itu bersih tak tersisa

ngkeraman tangan pria kejam itu menoreh

yang tak bisa mengendalikan diri

anti? Dan bagaimana kelanjutan masa depan t

mu. Jadi, sebelum aku puas ... aku t

k Vanessa. Amarahnya bertakhta. Ia menyudahi

elasan kepada ayahnya. Ia yakin jika p

menutup dengan benar, satu kenyataan pahit mengh

ak sebaik itu. Ia termangu mendengar semua ocehan dar

membuka pintu dengan kasar dan membuat sang

ta tajam Robi menghunjam Vanessa yang ber

pada pria hidung belang?" pekik Vanessa dengan suara meninggi. Ia tidak peduli

anita sewaannya itu menarik diri. Mera

piri Vanessa. Ia menarik rambut gadis itu hi

l?" tanya Robi tanpa melepaskan cen

ahan kesakitan

sakit-sakitan hingga dia mati," ucap Robi tanpa perasaan. "

ya. Menahan isakan yang

ngin hidup dengan tenang." Robi menghempaskan tubuh Vanessa ke lant

k. Kembali menarik rambut Vanessa agar g

Robi. "Dan asal kau tau ... mulai besok malam, kau harus mengikuti

a Vanessa membentur lantai hin

dengan emosi yang b

an padanya?" pekik wanita tanpa

Jangan berteriak

yeret tubuh Vanessa k

ahkan a

a ke kamar gadis itu. Tanpa perasaan, ia m

a itu meneguk ludahnya kasar. Gairahnya

k tidak menghabisi Vanessa. Tetapi, bagaimana dengan kali ini? Di saat g

aat yang tepat untuk menikmati gadis pembangkang it

ah ini karena efek dari obat kuat yang ia minum? Atau me

essa perlahan. Merasakan kehalusan kulit yang me

mbayangkan bagaimana nik

tidak bisa

ya merobek kaos yang Vanessa pakai hingga menampil

ya payudara itu. Membuat ia tak tahan unt

g membawa ponselnya mengalihkan tata

elepon

harus menunda keinginannya sejenak. Pada

h Vanessa, Robi menerima p

ada apa

.

pa

.

rsiapkannya terlebih dah

.

transaksi ini berhasil. Kau tidak perl

ka ruang percakapan di salah satu aplikasi pesan online.

ambu

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY