img Penyembuh Luka  /  Bab 6 Home | 6.98%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Home

Jumlah Kata:1177    |    Dirilis Pada: 19/02/2022

yatanya itu hanya ilusi di kepalanya saja. Ia kembali dari klinik, masuk ke dalam rumah yang dingin

dan buah juga tampak segar. Wanita itu menguncir tinggi rambutnya, memperlihatkan leher mulusn

kan mencuci sayuran, lalu beralih membuka bungkusan daging

di telinga Sarah, tak ada sikap dingin seperti biasanya.

Sarah tak diam. Ia melepaskan kedua tangan Diko, berbalik badan lalu menampar w

h bersuara. Diko marah, namun, ia

tak memerdulikan Diko yang me

nya memegang uang. Nasi juga sudah ia masak, laki-laki itu masih setia berdiri di dapur, terus melihat Sarah memasak. Hingga ma

umah. Mengabaikan Diko lagi. Pria itu mengurusi makan dirinya sendiri masih sambil m

tiga

an tak menyapa Sarah saat menantunya membukakan pin

a. Jangan mentang-mentang istri CEO maunya enak-enakkan!" suara itu melengking tinggi. Sarah d

o dan Anita duduk di ruang TV. "Apa Kakak

i sini. Mama kenapa nggak bilang. Diko cinta sama Abel, Ma! Mama kenapa tega boho

jangan keras-keras ngomon

asa sedihnya ke Anita. Sarah mengintip, m

al? ucap Sar

arah, Ma, tidak-akan-pernah-bisa." Begitu pelan kata-kata itu di ucapkan Diko, Sarah tak bisa mendengarnya. Ia

*

AN

rasa panas seketika, Sarah mengigit bibirnya, terasa perih, ia segera merapikan pecahan mang

s membersihkan. Anita beranjak, mengambil panci berisi sop sayuran dan bakso ya

k. Ia tak menangis, hatinya seolah sudah siap dengan semua kebencian. Terdengar suara pagar terbuka, tak lama tert

u. Sarah mengangguk. Ia beranjak, berjalan ke kamar mandi di lantai bawah, men

bahkan panas. Sarah mengeringkan dengan handuk. Ia lalu ber

upa nawarin, makan," ucap Sarah

onya baru mau makan? Tapi sayurnya...

k, udah saya repotin beresin ini." Sara

au butuh apa-apa," ujarny

ngah jam kemudian, meja makan dan area dapur sudah bersih, Sarah bisa menikmati makanannya seorang diri. Ia melihat sekeliling, teringat

bahkan, Diko mengancam akan membahayakan nyawa ibunya jika ia sekali saja berhasil menghubu

Sarah. Dengan perlahan, ia membuka pintu, terlihat Sarah sudah terlelap, tubuhnya terlihat kurus saat posisi tidur merin

tubuh Sarah lainnya. Baju tidur yang di kenakan Sarah seperti daster, namun tak bercorak, hanya daster polos

justru diam membatu tak bereaksi setiap kali Diko menyentuhnya, tak terdengar desahan, apalagi bibir Sarah yang

l-mukul pelan wajah Sarah, hingga wanita itu terbangun dan terke

ia harus apa. Ia mundur perlahan, berusaha menjauh,

Heh?!" Pel

... a-aku,"

emastikan kamu siap untuk layanin

ng tampar aku." Gumamnya. Sarah diam, terasa nyeri. Diko memerintakan ia untuk

cing, satu hal yang Diko sadari untuk pertama kali saat Sarah melakukan hal itu dengan begitu pelan. Diko, menyukai lekukan tubuh Sarah,

sam

img

Konten

Bab 1 Terenggut Bab 2 Haruskah (1) Bab 3 Mengugurkan Kandungan Bab 4 Pergi Bab 5 Fakta lain Bab 6 Home Bab 7 Stunning Bab 8 Genggaman erat Bab 9 Menantu sialan
Bab 10 Terinjak
Bab 11 Nyawa
Bab 12 Sarah bangun
Bab 13 Berjanji
Bab 14 Sikap berbeda
Bab 15 Like a rose
Bab 16 Meet him again
Bab 17 Sweet talk
Bab 18 Russelo
Bab 19 Dinner
Bab 20 Licik
Bab 21 Realita
Bab 22 Bukan tahanan
Bab 23 Senyuman Sarah
Bab 24 Rencana Sarah
Bab 25 Merebutmu
Bab 26 Sentuhan lembut
Bab 27 Dia siapa
Bab 28 Perasaan lain
Bab 29 Malam bersama
Bab 30 Bertemu Riska
Bab 31 Bantu Aku
Bab 32 Kamu istriku
Bab 33 Sarah berbeda
Bab 34 CEO cantik
Bab 35 Mulai tumbuh
Bab 36 Fakta
Bab 37 Mematangkan rencana
Bab 38 Sisi gelap Anita
Bab 39 Menguatkan
Bab 40 Bukan kenangan
Bab 41 Fakta tersembunyi
Bab 42 Beautiful night
Bab 43 Bentuk perhatian
Bab 44 Kamu ke mana
Bab 45 Penyelidikan
Bab 46 Pisah rumah
Bab 47 Benteng pertahanan
Bab 48 Peringatan
Bab 49 Anita kabur
Bab 50 Diko tertangkap
Bab 51 Terbongkar
Bab 52 Tak menyangka
Bab 53 Kabar buruk
Bab 54 Melabrak
Bab 55 Menghilang
Bab 56 Menyerah
Bab 57 Sarah kabur
Bab 58 Ancaman
Bab 59 Visum
Bab 60 Takdir
Bab 61 Kembalinya Diko
Bab 62 Selamat Tinggal
Bab 63 Axelio
Bab 64 Kembali (1)
Bab 65 Kembali (2)
Bab 66 Lahirnya Ivana
Bab 67 Panggilan hati
Bab 68 Bertemu Theodore
Bab 69 Anggota keluarga baru
Bab 70 Takut terulang
Bab 71 Hinaan
Bab 72 Axelio kecelakaan
Bab 73 Kesalahan fatal
Bab 74 Satu pengorbanan lain
Bab 75 Kunjungan
Bab 76 Luka bisa sembuh
Bab 77 Berhenti berharap
Bab 78 Cari aku, Theo
Bab 79 Sosok yang baru
Bab 80 Ungkapan hati
Bab 81 Hati merekah
Bab 82 Hadiah untuk Sarah
Bab 83 Bertemu dengannya
Bab 84 Keputusan hati
Bab 85 Omelan Sarah
Bab 86 Ketulusan cinta
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY