img Dia Bukan Milikku  /  Bab 2 2. Ternyata Dia Sudah Menikah | 2.47%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 2. Ternyata Dia Sudah Menikah

Jumlah Kata:1153    |    Dirilis Pada: 23/02/2022

knya Kolonel Teg

k salah Serda Resti itu baru sembuh, kemarin mabuk ham

s kasar, kecewa ini su

kenapa kamu menitipkan salam untuk kedua orang tuaku, kenapa kamu menje

i kau juga telah menghancurka

h memaksaku untuk mengikuti kemauan mereka, apa yang aku pilih mereka me

angkalan Utama TNI AL V mengisi apel pagi hari ini. Langit cerah namun tidak dengan hat

i hormat padaku lengkap dengan senyu

rmatnya, "Selam

choco lava lho, kita m

melihatku dengan anaknya yang telah menikah duduk di pinggir lapangan berduaan. Terima ka

kemarin. Sekarang sud

enak nih." Aku hanya menatap kosong ke arah box y

a kali, namun rasanya

menikah. Kenapa m

kaget, kemudian

khianatiku? Aku juga tak tahu bakalan tugas lebih dari setahun disana, kamu juga seorang prajurit, jadi seharusnya tahu panggilan negara untuk bertugas. Ta

rin aku sudah minta izin pada bapak dan ibuku untuk menikahimu. Sekarang kamu telah memberikan harapan palsu padaku dan mematahkan harapan kedua oran

aku menyerahkan box koso

kan. Berbakti dan setialah pada suamimu. Tolong jan

i menangis, "Mas, aku bisa jelaskan semua

ai komandanku. Jadi tolong, jauhi aku. Jangan temui aku lagi!" Aku melepaskan ta

"pak, terima kasih infonya tadi. Kalau pak Diman gak ngasih tahu saya, mungkin saya akan dihukum Kolonel Teguh karena ngedeketin anaknya yan

enyataan pagi ini sudah terlalu pahit untuk saya!" se

tampak ramai, "lah ini

apa

us Ritonga minggu depannya, kita

t ya. Kok da

lalu, pas kebetulan kamu baru datang y

laksa

u kapa

endrik

minggu lalu, kamu la

ah betah di Lebanon. Tak kira gak

sama orang L

gan membuatku lupa deng

? Jangan jadi juara be

leksi taifib, siapa mau

taifib tapi dah terlanjur ngelamar an

ruangan, "Yang sedih k

ha ...

kurindukan selama tiga

*

san Pak Diman padaku, Suryo yang terlihat sibuk mengumpulka

pada Kolonel Teguh bahwa sa

el Teguh kok tiba-tiba ngajak golf. Ada maunya pas

minta maaf at

in bergabung bersamamu di kor

l keputusan dala

ka masih berada disini. Jalanku masih panjang, masih ban

iapkan, semoga pilihanmu ti

nin besok seleksi akan dilaksanakan, persiapan fisik dan mental aku lakukan bersama teman seperjuangan. Sebisa mungkin melupakan semu

aksud, dari kejauhan terlihat mobil komandan mende

berikan hormat padanya,

"Selamat pagi, Letnan. Perkenalka

lu segera menyala

mereka duduk di kursi belakang, aku yang membawa peralatan golf Kolonel berusaha me

panjang permainan hingga Irvan memberikan sticknya padaku, "M

knya, kudengar Kolonel Teg

bola kecil itu mel

." Suara Kolonel Teguh penuh penekanan. Irva

a menunggu di pinggir lapangan. B

p, N

karang istrinya minta ditemani belanja. Apa ibu komandan belanja bersama Resti, aku dis

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY