img Dia Bukan Milikku  /  Bab 5 Ditolong Koas Cantik | 6.17%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Ditolong Koas Cantik

Jumlah Kata:1047    |    Dirilis Pada: 23/02/2022

ngkin inilah yang disebut dengan kematian. Aku

kering di bagian belakang b

g mengelupas, Dok,"Sua

kulitnya mengelupas."

seperti d

ita balikkan ya.

nganku diolesi salep d

iatin mukanya, Dok. N

a hari ini pakai salep ini. Wajahnya juga iritasi, paparan matahar

nya ganteng lho, tapi sa

berada saat ini. Apakah kedua orang ini adalah malaikat Munkar dan Nakir yang bertan

ahku. Ada hembusan nafas yang aku rasakan di bagian leher dan dagu. Dengan sekuat te

anita itu be

asakan perih sekujur tubuh

skop di dadaku, "Pelan-pelan ya, Pak. Paru-parunya belum normal. Coba tarik nafas pelan, hembuskan pela

p?" itu kata-kata pertama yang ku

aya koas Utami yang bertanggung selama pengobatan anda. Dari ini Mas Anton per

saya pikir sa

il menyodorkan sebuah cup salep. Aku hanya mengangguk pelan. Wajah cantik itu kembali mendek

. "Sementara tidak usah mengenakan pakaian dulu ya, ini pakaian khusus untuk luka bakar y

? Rasanya tubuh sa

empat tidurnya bisa dit

yaku sambil menunjuk selang ok

kalau sesak di

apa lama s

pukul 08.20. Bapak tenggelam ketika latihan, alhamdulillah s

arir prajurit taifib. Seandainya aku meminta izin terlebih dahulu pada bapak dan ibu, mungkin kejadiaan ini tak menimpaku. Aku ingat ketika mendaftar AAL dulu, doa dan semangat bapak ibu membuatku lulus

gala musibah pasti ada hikmahnya. Saat ini gagal, besok masih ada kes

keluar." Kata perawa

Saya akan berjaga disini men

boleh keluar

an memberikan izin kapan seorang pasien bol

sudah melihat keadaan sa

ertama yang saya tangani. Saya diberi tanggung jawab dari dr. Bud

tok ...

ka sedikit,

. "Bu, maafin Imam." Tubuh kekarku yang lemah dipel

lam masa penyembuhan dan bisa kembali seperti sebelumny

a kasih telah me

enyum dan pamit undur

gan segenap jiwa meminta maaf atas se

ng kamu sel

kanya Imam sengaja menghindar dengan ikut seleksi taifib. Tapi ternyata tes taifib itu perlu izin dan doa restu bapak dan ibu yang tidak Imam minta sebe

an jodohmu. Masih banyak gadis lainnya yang bisa kamu nikahi. Jadilah lelaki yang tangguh, jangan mau diremehkan peremp

i Kertosono waktu itu, kamu belum

lau sudah menikah. Imam tau dar

nja tas mewah. Ternyata tas itu adalah ungkapan minta maaf ibunya untuk ibu k

n terima kasih pada ibunya Resti

sama Laila temennya Kartika. Siapa tau kamu ada jo

nikah dengan kowal lho, dikasi

tuanya sambil tersenyum. Ternyata Imam sedang patah hati, bi

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY