img Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati  /  Bab 1 Perjanjian Perceraian | 0.07%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati

Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati

Penulis: Heir
img img img

Bab 1 Perjanjian Perceraian

Jumlah Kata:1107    |    Dirilis Pada: 18/11/2021

ku sudah menandatanganinya. Tolong bant

beraniannya dan menyerahkan perjanjian perceraian yang tela

rceraian". Pikiran pertama yang terlintas di benaknya adalah

an padanya itu, dia melihat bahwa Dewi ingin menyerahkan seg

onyol seperti ini? Kenapa kamu ingin menceraikan Tuan Hadi

iki orang tua. Tidak bijaksana baginya untuk meminta bercerai sekar

ahun, tetapi pernikahan kami hanya ada di atas kertas. Aku tidak ingin membuang waktuku untuknya lagi," alih-alih

dak ingin pernikahan yang hanya tertulis

engalami kerugian apapun jika membiarkannya pergi. Selain itu, pernikahan ini adalah suatu hal yang diatur

ulat. Hari ini... Tidak. Aku akan memberikan

lega. "Terima kasih, Panji," ucapn

h ke Dewi dan berkata, "Dewi, Tuan Hadi adalah seorang pria yang baik. Menurutku, kal

nnya. Tapi dalam tiga tahun terakhir, dia bahkan belum pernah melihat suaminy

ewi menarik napas dalam-dalam dan dengan teg

menyesali keputusannya yang terlalu terburu-buru untuk bercerai atau setidaknya menambahkan beberapa persyaratan u

uah nomor. Begitu dia terhubung dengan Kusuma, dia berka

" Kusuma bertanya

k sebelum menjawab, "Ini... a

k mengurus beberapa doku

h dia ingat bahwa di

ang lain, dia menyarankan, "Tuan Hadi, mengapa Anda tidak

g dia inginkan?" Kusuma

bahkan ingin menyerahkan kepe

menyerahkan

tang ini, saya merasa cemas beliau akan kehilangan kesabarannya lagi. Apalagi jika ada berita yang menyebar mengenai Anda telah dicampa

tu di kantorku. Dua hari lagi,

anji tidak berani me

ambil keputusan, tidak ada ya

am Biru di

banyak anak muda yang b

ntuk mengenakan gaun merah muda yang dihiasi dengan renda. Merupakan sesuatu hal yang tidak biasa baginya untuk berpakaian

datang seorang pria bertubuh gemuk yang mabuk

ik. Ayo kita ber

ecehan seksual padanya, Dewi mena

Dia menggertakkan gigi karena marah dan berjalan

langsung berdiri di depannya unt

k. Ini bukan pertama kalinya dia mengalami

an berkomentar dengan penuh rasa jijik, "Bisakah kamu bersikap baik? Sungguh san

i meninggalkan rumah. Bagaimana bisa kamu memiliki keberanian untuk mengajak

pilannya. Dengan marah, dia meletakkan minumannya dan berteriak,

ia melambaikan tangannya. Beberapa saat kemudian, sekel

iswa. Mereka takut akan membuat masalah untuk diri mereka sendi

hwa mereka kalah jumlah dengan para preman itu. Jadi, ta

agi mereka untuk berusaha menjadi seorang pahlawan. Tanpa membuang w

diam, mereka berusaha mengejar teman-

a mengenakan gaun dan sepatu hak tinggi. Bahkan sebelum dia bi

atu yang dia kenakan dan be

ah tikungan, matanya tiba-t

tu untuk memikirkan rencana, jadi dia hanya melemparkan dirinya ke dalam pelukan pria itu dan memeluknya deng

img

Konten

img
  /  15
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY