img CEO with Pole Dancer  /  Bab 2 Nyeri | 1.32%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Nyeri

Jumlah Kata:1256    |    Dirilis Pada: 19/04/2022

langkah terseok-seok. Wajahnya sembab setelah menangis bersamaan dengan peluh membanjiri seluruh wajah. B

ngusaha yang terkenal dengan sikap sadis dalam menghadapi musuh-musuh bisnisnya, adal

ingin keluar dari bangunan mewah tersebut sempat t

a?" tanya salah seora

ebab baru bisa melewati hal terburuk dalam hidupnya, Zia mencob

r dan saya sudah diminta u

akan berwenang terhadap siapa pun orang yang masuk dan keluar dari rumah b

sih, Tuan!

egera keluar area perumahan di mana Sagara ti

ang mungil dan sederhana, setelah sebelumnya ojek motor yang ia

ang yang berfungsi sebagai tas kerja, tiba-tiba terperanjat

uar dari kediaman Sagara, sepertinya belum membuat fokusny

" gumam Zia yang masih belum

i, tiba-tiba pintu terbuka dari dalam. Sosok Lena,

ngan kamu?" tany

ik aja." Dengan suara t

t kesulitan melangkah, membuat Lena seger

k baik-baik aja

yang membuat penampilannya kacau, pasti khawatir. Tak terkecuali Lena yang sudah tinggal

capean setelah melayani sebuah acara pesta

hat kesungguhan jawaban yang Zia ucapkan,

bisa aku bantu untuk membuatmu sedikit

ke kamar mandi dulu," ucap Zia yang s

melanjutkan langkah, L

ah yang harus kamu bayar segera, apakah k

ndi, ia memilih berbalik de

ri menari di kelab sudah bisa men

Maafkan aku karena tidak bisa membant

ku tahu mereka lebih membutuhkan kamu dibanding aku. Justru aku ingin berterima kasih

lega, terlihat dari eksp

bersih-bersih dul

iya. Ya u

langkah, berusaha bergera

an kemarin Zia menjadi penari tiang di salah satu kelab malam ibukota

gipula Cuma dua hari dalam sepekan, weekend aja. Aku yakin kamu akan dengan

ku engga

ada yang kenal sama kamu?"

n aku memikirkan hal itu. Aku Cuma takut kalau ada le

iri, Zi. Kalau pun ada yang mau 'make' para penari yang disuka, m

. Dua kali dalam sepekan di waktu weekend,

sh

depan kaca kamar mandi saat akan melepas seluruh pakaian ya

kemerahan bekas kecupan juga gigitan kecil di sana. Hal

annya, yang langsung pecah berkeping-keping. Ia tentu tida

terjatuh, ternyata membuat Le

pecahan kaca di dalam?" Terdengar gadis itu

nya tidak sengaja menyenggol cerminny

an kawannya itu. Jujur saja ia tidak bisa tenang. Ia me

ya lebih dari tiga tahun itu, tengah trauma akan kejadian yang baru saja menimpanya. Dirinya

ringai menakutkan di wajah Sagara yang tampa

ketakutan saat berada di

lon

lon

Namun, tak ada siapa pun yang memban

lir deras, Zia berusaha menghilangkan setiap sentuhan lelaki itu di tubuhnya. Saat hidung dan bibir Sagara menemp

ia berkata sembari terus menggosokkan s

air mata yang keluar seiring kucuran

arus berbuat apa, bersyukur karena Tuhan masih meny

arena efek alkohol yang memenuhi tubuh dan menghilangkan kesadaran lelaki itu. Ia bersyukur karena T

akukan itu hanya karena tumpahan jus?

ir keran hingga kulitnya terasa keri

ifitasnya. Ia melangkah keluar dengan handuk membelit tubuh. Namun, ia cukup t

u baik-baik

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY