img PENDEKAR TAPAK DEWA  /  Bab 1 PART SATU | 0.78%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

Penulis: Emde Mallaow
img img img

Bab 1 PART SATU

Jumlah Kata:1026    |    Dirilis Pada: 23/04/2022

karena rimbunnya pepohonan yang demikian rapat dan berlumut, menjadikan keadaan di rimba ini seperti senja saja. Sinar matahari tak mampu menembus langsung k

ebihan, jika warga desa-desa di sekitar kaki gunung rimba ini menilainya sebagai rimba yang sangat besar uraga (sangat angker dan wingit), sehingga

dari mana desas-desus ini bermula. Namun yang jelas, desas-desus itu telah terlanjur dipercayai oleh masyarakat yang bermukim di sekita

tersebut, mendadak sesosok bocah laki-laki berlari dengan d

bah putih, berjenggot putih, berkulit putih, serta bermata sipit s

ya baru berusia belasan tahun dan berperawakan kekar itu. Ia berlari seperti layaknya di tanah yang lapang dan terbuka. Rupanya si bocah sudah sangat hafal dengan medan rimba. Di kedua

njang sempit namun sangat curam yang menghadang di depa

upp.

Kedua kakinya menapak indah di pinggir jurang yang di seberang. Sesaat

tu yang lucu, ia pun cekikikan,

mulut jurang sempit, mendadak satu kilatan ca

sss.

ittt

o yang sangat cepat, melampaui ujung c

umm

ng sebuah bebatuan raksasa yang tak jauh dari samping si bocah. Dinding b

h si bocah, mungkin tubuh si bocah akan berubah menjadi se

bukannya menggubris serangan berbahaya itu, apalagi sekedar mengelus dada,

lari, tiba-tiba sebuah bola api raksasa

a meter lagi menghantamnya, tiba-tiba tubuh si bocah seolah-olah menyemplung ke dalam bum

umm

a menggeleng-geleng pelan ketika melihat nasib pohon yang terkena bola api

rah sampingnnya satu bola api k

. Namun ia tidak sempat berpikir tentang siapakah gerangan orang yang hendak mencelakakannya itu, karena bola api demikian cepat melesat ke arahnya. Dan ke

mm..

hitam tebal lenyap, maka tampaklah sebuah lubang besar menganga yang menyerupai kawah kecil. Kenyataan itu memberi gambaran, bahwa bola api itu merup

tampak siapa-siapa, kecuali senyap kembali setelah gema suaranya lenyap. "Aku bisa pastikan bahkan engkau bukanlah jin atau henca! Jadi tak perlu

n, kecuali gema

berani menampakkan diri? Ataukah tubuhmu sang

iri. Beberapa lama menunggu, masih juga tak ada tanda-ta

k aku melanjutkan perjalananku! Tak ada untungnya bagi

untuk mendengar tanggapan dari si mahluk

nganya mendengar suara "krekk...!" dari arah belakangnya. Seperti

.wuss...

orang dewasa meluncur deras mengancam tubuh si boc

dia benar-benar ingin

silangkan di depan dada sembari menyedot kekuatan alam dengan satu tarikan nafas. Pada saat puluhan batang kayu itu hanya beberapa depa menghujam tubuhnya,

aaahh

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY