img My Enemy Is My Husband  /  Bab 3 Menghabiskan Malam Bersama. | 3.45%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Menghabiskan Malam Bersama.

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 24/04/2022

epat di depan wajahnya. Posisinya kini masih merayap di lanta

a itu kembali terdengar. Namu

hu

ing itu. Namun, senyumannya hanya bertahan dalam hitungan detik. Sebelum eksp

seru pria

na justru semakin menumpahkan tangisnya

rakhir pertahanannya. Dia bukan peminum yang andal seperti Vinka. M

ke lantai. Gerakan kakinya yang liar, tidak sengaja m

elangkah pergi tanpa berkata apapun. Ia tetap membiarkan Joana bergul

suara entakan kaki dan tangisan Joana. Namun,

jalan walaupun kondisi pencahayaan ruangan yang minim. Tidak sepe

an meja bundar tinggi berisi beberapa botol minuman be

orang-orang berkantong tebal dan kebanyakan dise

ng diinginkan wanita itu sekarang hanyalah menangis sepuasnya sambil melaya

n terus mena

tidak mendengar pert

acau tidak jelas. Bagaimana bisa seorang wanita berkelas dan anggun sepert

kau menggila di situ. L

enangkap suara pria asing

garah pada siluet pria bertubuh tegap, yang hanya menge

indah itu. Abdomen yang terbentuk dari latihan

an minim, tetapi karena pria itu duduk di samping jendela kaca, di mana cahaya lam

bisa mendapatkan penggantinya. Dia pun bisa melakukan i

ia dengan wajahnya. Maka malam ini, dia akan membuktikan pada

kit dari lantai. Saat berhasil berdiri. Saat itu pul

ki begitu, ia tetap melangkah

ak

pai botol ini pecah. Ku

menabrak meja berisi boto

bisa membeku di tempat setelah menden

mpat di depan pria asing itu, sembari tangannya

meneguk isi cairan

u

as sloki di atas meja dengan kekuatan p

oana menjulurkan sloki ke depan p

etampan Dewa Yunani itu m

ngat payah. Namun, gadis itu sam

ing itu menahan pergelangan tangan Jo

. Hingga keduanya bertatap

u mati." Joana meracau sembari menunjuk b

mencondongkan wajahnya lebih dekat. Hanya untuk m

yang terbentuk sempurna. Hidung mancungmu juga bagus se

tidak hanya memuji biasa. Namun, jemarinya

.. tampan sekali?

embut itu, menangkap pergelangan tangan

kepala menggunakan telapak tangan kirinya. Sejak tadi kepalanya juga terasa berat. Meski kesadaran

n yang berlalu-lalang di luar sana. Sedetik kemudian kepalanya rubuh ke atas meja. Ekspre

Ke-napa? Kenapa aku harus sedih karenanya, sedangkan dia baru saja bersenang-senang dengan wanita

ekesalan yang men

." Lanjut Joana. Kini suara

t, dan hidupmu tidak akan hancur, hanya karena di

esak di dada Joana seola

h. Bukankah tadi aku ingin membuktikan kalau tidak hany

terangkat cepat, lalu menan

u. Joana dengan gilanya berucap

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY