img My Enemy Is My Husband  /  Bab 8 Ketakutan Joana. | 9.20%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Ketakutan Joana.

Jumlah Kata:1185    |    Dirilis Pada: 28/04/2022

menjelang. Joana terus mengu

idak diangkatnya sama sekali. Ketukan dan teriak

ngan siapapun sekarang. Bahkan hanya

n kulit putihnya yang tampak memerah. Semua itu akibat Joana terlalu menggosok kulitnya. Harapanny

ir keras. Tetap saja percuma. Kulitnya bisa terlepas. Namun, kenyataa

tuh sampai ke titik terendah. Joana tidak b

ang akan terjadi. Bahkan pemikiran untuk bu

di akhirat nanti. Dan Joana tidak sekali pun menginginkan dirinya mati membawa setumpuk dosa. Meski selama ini di

egera mem-blacklist re

lau aku nantinya, anu ... hm, itu ...." Joa

ung jawab nantinya?

erbicara sendirian, tanpa seorang pun yang

ri bibir ranumnya. Kaki jenjang nan putih mi

Tujuannya adalah ke balkon kamar. Mungkin angin

besi balkon. Bahan lingerie yang tipis itu

gnya pun tidak luput dari

engingat apapun. Apalagi masalah yang menyangkut

di sana, sembari menatap lurus ke arah

menyahut itu setidaknya bisa men

dingin dan menusuk. Joana menyer

Joana tidak sengaja melihat pesan y

tifikasi dari nomor perusahaan tempatnya bekerja. Maka Joana kembali pada sikap profesionalnya. Dia paling an

ana. Besok Anda diminta

tika mengalihkan fok

lang aku harus menemui pimpinan? Bukannya s

aik

ran tinggi. Joana teta

pengirim pesan itu. Joana akan memasti

idur, begitu selesai m

kali. Pasti tidak akan terjadi. Jadi, lebih baik aku tidur ag

am bawah sadarnya agar tidak berpikiran buruk.

*

. Kejadian yang terjadi tadi pagi berujung

uangan kosong, yang rencananya akan diba

da maupun tua. Arthur berdiri denga

ngintimidasi para maid, sampai

gil malam ini?!" Arthur be

ala. Mereka sudah paham mengapa kejad

r pergi dari rumah. Mereka sama sekali tidak paham, mengapa Arthur sampai

angankan bertanya, bahkan bernapa

pun itu orang tuanya sendiri. Kedua paruh baya itu hanya bisa me

masih menunggu seseorang

kerja di sini dengan attitude dan fisik yang cacat? Baguslah, karena aku pu

g ancaman itu membuat

angkat tangan. Walau terlihat jelas jika

Tuan. Sa

g tidak mengerti. Kau ditugaskan untuk meng

uan!" para maid

egas. "kau, lanjutkan penjelasanmu." Lanjut Arthur

harus melalui persetujuan dari Tuan langsung atau jika tidak maka setidaknya melapor dulu pada Nyonya. Untuk

ketika Arthur masih tinggal di rumah ini. Tahu apa alasannya. Hanya saja tidak ada satupun da

Arthur tidak nyaman jika orang a

l aturan itu, karena sebelumnya ibu Arthur tidak berpikir an

isampaikan pada rekan baru mereka, yang baru bekerja beberapa tahun lal

ru Arthur, yang langsung

kalinya. Jawaban para mai

da yang sejak tadi menahan tangis. Hingga saat keputusan

aya bersalah. Tolong hukum sa

ri saya k

mengulangi kesala

akinya terus melangkah meninggalkan ruangan

h sejak tadi, hanya bisa menggelengkan kepal

ur menatap nanar ke arah punggung sang putra yang semakin jauh. Ye

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY