img Cinta Sang Lady Killer  /  Bab 3 Chapter 2 - Annoying Day (1) | 5.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Chapter 2 - Annoying Day (1)

Jumlah Kata:1051    |    Dirilis Pada: 12/05/2022

teriakan tersebut, Daniel dan Anya masuk ke dalam mobil Lambhorgini hitamnya lalu mobil melaju dengan kecepatan se

atap horor ke arah restoran yang terke

sambil menggenggam tangan Anya dan m

masuk ke dalam restoran ini" kilah Anya sambil menc

buka jas hitamnya dan melempar

u" perint

ang disebabkan oleh rasa lapar membuat Anya memakai jas yang kebesaran di

itu, membuat rambut Anya jadi tergerai melambai lambai karena terkena angin m

sempurnakan oleh sebuah pohon yang dililit lampu kecil disekelilingnya yang berada di tengah ruang restoran tersebut, sang kepala pelayan langsung

erahkan buku menu dan menjelaska

dan Wine Dulcetto" ujar Da

bil mengernyit tidak mengerti

r diri dan berjalan menjauh dari Anya dan Daniel

erganggu dengan tatap

eminggu yang lalu" Anya menyipit matanya ke arahnya Daniel.

u kepada gadis miskin seperti

an. "Aku tidak bu

el yang tidak mend

a kasihan mu" ujar Anya kembali

ku? Kau hampir mati karena tidak makan se

terdapat pesanan Daniel dan Anya diatasnya kemudian meletakkan piring yang berisi salmon di panggang dengan saus mayones,

dan pisau dengan cepat dan mulai memotong motong kecil salmon tersebut kemudian langs

u terlebih dahulu" ujar Daniel mencibir, Anya tidak memperdulikan cibiran tersebut, yang

el yang baru mengingat bahwa

ya sambil mengunyah mak

apa kau begitu menjijikkan?" tanya Daniel

ng malah membuatnya terdesak oleh minumannya, Daniel yang melihat Anya yang ter batuk-batuk mengernyit jijik la

" ucap Daniel memperke

t memfokuskan matanya ke arah piring di depannya, sedangkan Daniel melempar pelan garpu dan pisau di atas piring

&

lam tenda yang tidak nyaman tersebut. Senyumannya mengembang ketika menatap ke arah mentari yang bersinar deng

p kepadaku, semoga hari ini akan jadi har

eumur hidup Anya bahkan tidak pernah membayangkan bahwa dirinya bisa masuk ke dalam restoran tersebut, namun yang lebih membingungkan ketika ia pulang ke L'Espere, sang manajer hanya tersenyum ke arahnya, men

aknya ia masih bekerja di ba

bawakan peralatan mandinya, hari ini gadis itu

&

mbil tersenyum lebar menyambu

ki yang berpenampilan seperti preman jalanan sambil me

ungkus rokok, sang pelanggan bergerak maju dan menyentuh punggung Anya

at giginya menahan emosinya, sang pelanggan laki laki itu

dengan senyuman yang sarat emosi tersebut, mengatakan harga dari sebungkus rokok tersebut, sambil menyeringai sang pela

ntu supermarket, ia menggigit bibirnya berusaha sekuat

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY