img Call Girl [21+]  /  Bab 5 Pandangan pertama | 4.50%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Pandangan pertama

Jumlah Kata:1108    |    Dirilis Pada: 28/05/2022

elang. Mereka memang tampan dan beruang, namun itu tidak cukup membuatku bahagia. Entah kenapa aku merindukan sosok kekasih yang selalu menem

u santai, tapi apa perlu aku berdandan? Ah iya! Siap

mang sangatlah indah, banyak orang berkunjung ke tempat-tempat wisata atau pun taman biasa. Tapi entah mengapa

g cukup besar. Angin di sini cukup kencang sampai mampu meniup rok m

na dalammu

yang

a juga menutupi paha ini dengan jaketnya. Apaka

ngin memakai rok yang panjang sedikit Nona. Setidakn

t rok mini?" tanyaku de

raja," j

sedang kau la

tubuhmu yang tere

elain itu, wajahnya juga tampan dengan kulit yang eksotis. Apakah dia benar-benar tulus m

ma ka

a aku ucapkan padanya, karena l

u Nona?" tan

umira,"

sendirian di sini?"

jawabku deng

rang baru di sini, jadi belum punya banyak kenalan. Sia

Aku juga orang baru di ko

ta," ucapnya seba

tu manis dan juga hangat. Aku ingin mengenalnya lebih jauh, apa

an juga pekerjaannya. Bagiku sayang sekali lelaki setampan dia hidup sendirian di ko

an-jalan?" tan

membawaku ke rumah? Hotel? Atau yang lainnya? Ah, semoga saja! Karena aku ingin me

tu?" tanya

elihat seorang kakek penjual permen k

ek uan

Kakek cari ke

h Kek, ambil s

asih ban

sama-

ang terbaik. Sungguh, hati ini semakin ingin memilikimu. Apakah ini sebuah puisi? Bukan, hanya seb

g, angin berhembus melewati dedaunan. Menyelinap

itu sembari mengikatkan

dak ada yang lihat ini,"

u melihatnya ba

kepalanya. Sekali lagi kata-kata yang dilontarkan

dah mengajakku jalan-jalan,

ama," j

l ya, tapi kau baik sek

saja bertemu dan saling mengenal dengan cepat b

nnya. Beberapa sisa permen kapas itu juga menempel di bib

u ada sisa permen k

i sembari mengus

ku sebari mendekat da

" tany

i bibirnya, kami sempat bertatapan beberapa detik h

ngan tatapan yang ber

ia risih karena sentuhanku?

panggiln

" ta

jah kami saling mendekat, aroma khas seorang lelaki tercium begitu jelas s

ngat menggairahkan itu. Semoga saja tidak ada yang melintas

pelan, ketika aku mulai mengusa

dengan wajah pen

bahaya!"

ucapku dengan

apku kemudian mengusap pipi ini manja. Mungkin dia juga sad

g baru kau kenal cantik," ucapnya s

terbawa nafsu!"

emangat sekali rupany

ang benar, aku terlalu gegabah dalam melakukan sesuatu. Apalagi ketika melih

k perawan ya?"

enapa bertanya h

Nona," jawabnya deng

kenapa?" t

u hanya bertanya,"

t aku suka jadi apakah aku salah karena berkata demikian? Kami baru saja bertemu, namun entah mengapa aku begitu menyukainya. Dia sangat b

ahmu? aku akan a

sampai di sini. Dia pun mengantarkan aku pulang, dan semoga

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY