img Taaruf dengan Anak Wanita Malam  /  Bab 7 Tak ada beban tanpa pundak | 3.30%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 7 Tak ada beban tanpa pundak

Jumlah Kata:1470    |    Dirilis Pada: 01/06/2022

Hawa, keduanya menyayangi Selina seperti menyayangi adik k

buatmu merasa lebih baik. Lepaskanlah beban itu! K

kamarnya. Dia meminta Selina untu

tepi ranjang dan sali

a ini. Rasanya ada sebuah batu meteor yang meng

engungkapkan apa yang dir

yang kamu rasakan ..." kata Ha

? Aa Adam juga sudah tahu?

s kerudung ya

hiks

mengusap-usap punggungny

Abah, Ummi, Aa Adam dan Teh Hawa sayang padamu ..." papar Hawa dengan lembut. Dia menyeka air mata Selina dengan kedua ibu ja

ahmu, kami hanya tahu jika kamu adikku, Hafla Sel

ang ... tapi ini adalah bagian dari takdir. Tak hanya kamu, Teteh juga merasa sedih dengan apa yang kamu a

ha mengikuti nasehat kakaknya untuk

da kondisi. Mengapa Allah menakdirkan aku harus seperti ini.

mendengar per

lac

seorang pelacur? Lalu ayahku? Ayahku tak j

mbang pintu. Tenggorokan Ummi Sarah seakan tercekat marshmal

h yang je

air matanya yang terus merembes yang terlihat. Seketika Selina pun memeluk Ummi Sarah dengan erat. Tangis pecah di kamar Selina.

tap

ang memakai sandal jepit. Dia melihat

k Selina ..." ucap Adam

hampiri mereka. Selina langsun

Abah ..."

ah ya ..." sahut Ustaz

a karena Ustaz Bashor akan menceritakan sebu

kandungku. Um, aku benci ibuku ... aku sangat membencinya Abah, Ummi. Aku takkan sanggup jika suatu h

ti itu. Abah sudah kehilangan kontak dengannya. Bisa jadi, dia su

terlahir dari rahim seorang wanita tuna susila. Selama ini mereka hanya tah

m," jawab U

ar hal itu. "Jadi sebetulnya keluarga Aqsa su

am, mengisyaratkan agar Adam untuk tida

ya. Doakan yang terbaik untuknya, karena doa anak yang s

engannya jika dia masih ada, masih hidup sekalipun atau mungkin ka

ucap Ummi Sarah m

kalau bicara," kat

ahnya yang masih ba

irih Selina. "Maaf Abah, aku sang

tu ada dua. Yang pertama takdir mu

i dalamnya, ikhtiar. Jika kamu mau menghasilkan uang maka kam

pan akan terlahir ataupun terlahir dari rahim siapa. Begitupula kematian. Kita bahkan tidak tahu kapan kita mati. Jika

nya seorang pembuat berhala, tapi Nabi Ibrahim dengan sabar meng

Dewi Rahma adalah nama ibu kandungmu, sahabat Abah sewaktu kecil," pa

annya. Ustaz Bashor mulai berkisah: dia memejamkan m

h ba

g dari tausiyah tengah malam dengan menggunakan sepeda motor. Dia kaget tiba-tiba di depan pondok yang masih sepi kala itu karena para santri masih sediki

membelalakan matanya saat melihat siapa wanita yang berada di hadapannya. Seorang

Bashor dengan

itu men

aku mau niti

h punya anak?" desis Us

. Kalau kamu pu

rsenyum manis

dua Wi ... sejodoh," j

a ..." ucap Dewi Rahma mengataka

bahagia Wi ..." t

yum. Dia tipe wanita yang pand

ndangannya pada bayi yang digendong Dewi. Dia berusaha sekuat tenaga menahan gejolaknya untuk menatap Dewi Rahma. Tak bisa dipung

siapa-siapa. Tapi sekarang hujan jadi aku takut bayiku malah sakit, jadi titip ya sama Teh Sarah ...

yang kalut Dewi Rahma

gimana

eratan?"

k, tap

demam. Bayiku tadi demam naik turun. Tadi aku turun di

beral

pi

on ya Kan

ar aku bilang dulu, min

ong gendong d

inya yang tengah tid

nya sebentar. Lalu dia beranjak m

li ... mirip kamu

ke toilet masji

h ... d

enunjukan arah

ashor membangunkan Ummi Sar

iapa it

Sarah

itip bayiny

pa D

tolong gendong dulu, dia tadi ma

gini," gerutu Ummi Sarah. Meskipun kesadarannya masih belum

iya temen Abah yang man

a datang, lagi ke toilet

sam

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY