img Si Cacat & Si Sempurna  /  Bab 6 5. JALAN KELUAR. | 6.06%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 5. JALAN KELUAR.

Jumlah Kata:1519    |    Dirilis Pada: 17/06/2022

sahkan, dan manusia punya sejuta cara untuk membuat pert

kamu, Agatha. Papa nggak mau kalau Milan sampai nekat lagi seperti kemarin. Kamu paham, kan?" Dani merangkul tubuh Agatha, ia menyayangi gadis itu seperti anak kandungnya sendiri, dan sejak ke

oleh dokter tak bisa hamil lagi karena kanker rahimnya. Alhasil mereka mengadopsi seorang gadis pincang bernama Ezra Agatha yang punya masa kecil kelam, ia yang sengaja dibuang ole

t anak lain saling berebut sumbangan mainan, ia juga hanya bisa diam dan mengalah-lantas pasrah saat mendapat sisa mainan karena yang lain telah diperebutkan teman-temannya. Agatha gadis pendiam dan suka mengalah, se

sama Kak Milan." Agatha mengusap air matanya usai

ri ya, pasti Papa sama mama bakal sering tengokin kamu di sana, dan k

kasih karena selalu sa

ayang. Kalau gitu kamu bisa siap-sia

ha beres-b

diasingkan agar aman dari perbuatan gila Milan yang mungkin suatu hari bisa benar-benar fatal jika orangtuanya tak segera ambil tindakan. Bagaimanapun Agatha adalah sosok gadis yang bisa memb

, selama beberapa waktu ia akan tinggal di tempat itu agar aman dari cekalan Milan, gadis itu me

meraih sebuah pigura foto dari nakas ruang tamu, terlihat foto pe

ni sebelum Papa beli rumah itu, ya hampir setahun tinggal di

menampilkan gambar Dani tengah memeluk istrinya dari belakang, sedangk

etakan lagi pigura pada tempatnya, ia mengecup kening Agatha dengan lembut. "Jaga

ya

ari Rio kalau dia ma

ya

u, mau ketemu relasi setengah

-hati

nya. Sekarang gadis itu merasa lega karena takkan lagi melihat wajah Milan yang baginya begitu mengerikan, takkan lagi ad

langkah tertatih itu, ia cukup nyaman dengan keadaan apar

ak hal baru yang bisa Agatha temukan, paling tidak ia b

dia melihat jam dinding di dekat televisi yang baru menunjukan pukul delapan malam. Ia begitu menikmati layar televisi yang menampilkan film Box Office bertema z

aat melihat adegan mengerikan itu, ia jadi ingat kecela

ih berguna hingga hari ini, nyatanya Tuhan mungkin mengarahkan Agatha pada jalan di mana ia harus benar-benar menemukan seseorang yang tulus tanpa memandang kekurangan f

t kalau hanya makan setangkup roti saat sarapan, dan sekarang langit sudah gelap. Gadis itu keluar dan dari unitnya, tapi saat ia

on

ath

a lagi-lagi bertemu, dan hal itu sudah cukup membukt

atha. "Aneh ya, gue lama tinggal di apartemen ini dan

ari ke depan." Agatha memperhatikan Jonas dari ujung kaki hingga kepala, poni di dahi itu membuatnya gem

i rumah, gue yang emang mau tinggal d

nap

bibir Jonas berkata tanpa p

"Oh, oke. Kalau gitu s

ke

akan di

e bawah cari makan. Kebetul

ea

mpu membuatnya merasakan hal berbeda, dari cara bicara Agatha, cara menanggapi obrolan orang lain dan cara gadis itu bersika

aya melihat keadaan di luar kafe yang menjurus ke jalan raya. Lampu-lampu tinggi di

au ikut nggak?" tawar Jonas y

Lagian ada apa di sana? Hiking?" Agatha menyumpit

anak Mapala yang seangkatan. Rio kayaknya

bisa berenang." Ag

m kenal sama

al sama mereka?

esok gue ajak merek

itu memang punya segala cara agar Agatha kebingung

esok ju

bil sesekali mengembungkan mulut karena terlalu p

makanan lo, nanti ba

esi lega setelah air meluncur mulus melewati kerongkongannya, bahkan saa

temen? Rumah lo nggak nyaman? Sempit? A

a. Ada masalah lain yang buat saya emang pe

i tetang

r tisu. "Bangg

angan lain. Nggak itu-itu

ma kayak yang lain. Manusia kan tempatnya bosan,

a ya. Gue setuj

ar

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY