img PERNIKAHAN YANG MANIS DAN GILA  /  Bab 4 Hari Pernikahan | 4.21%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Hari Pernikahan

Jumlah Kata:1120    |    Dirilis Pada: 20/06/2022

ala mendengar pertanyaan it

idak pernah terlintas di benaknya. Salah satu Putranya menjadi menantu mantan mus

telah melihat Devian yang hany

e arah sofa dalam kamar tersebut. Mendudukkan di

ucap Logan seraya ikut mendud

kembali menceritakan kejadian itu, s

sama. Sesekali menggeleng di

h nanti. Daddy tidak ingin mendengar berita, j

ngar nasehat itu. Ia menunduk dalam dengan wajah lem

ri kem

. Kediaman keluarga Alexander terliha

menatap lekat sosok yang duduk lesu di tepi ranjang. Sesekali terdengar h

tu santai di dinding. Sedikit menaikan sebelah alisnya

anya Kai

h ku bunuh kau," balas Devian g

akan repot rapihin lagi

udara. Meletakkan kasar kedua tangannya d

amu yang bobol," balas Kaisar menghi

isar sialan!"

pelan, memutar tubuh untuk keluar dan m

ambang pintu, menoleh sekilas ke arah Dev

Aku akan mencoba membantumu, seperti kau yan

kl

ersisa dirinya di dalam kamar itu. Beberapa menit lagi dirinya akan

an menjatuhkan tubuhnya hingga

tidak masalah. Yang jadi masalahnya itu, wanita yang ak

ak?' batin Devian yang m

erapikan jas putih yang melekat di tubuhnya. Dia harus

Tok

a." Suara Sang Ibu ter

Devian dengan rasa gugup yan

mansion keluarga Alexander. Altar yang dihias secantik mungkin untuk p

ang hadir, sesuai dengan per

menelepon Revan," bisik Rania dengan tatapan tertuju pada se

elaan napas pelan terdengar keluar dari bibir Rara, ia menunduk

pasti ada hikmah di baliknya," Z

an dua wanita di sampingnya, lalu melirik sua

dari bibir Devian, diikuti oleh Louisa

lah resmi menjadi s

ng berhadapan tersebut telah melepas masa lajang me

mencium Louisa. Sesaat ia diam menatap wanita di hadapanny

u

Louisa yang kini memejamkan mata, menggenggam e

n yang hadir. Mereka serentak berdiri dengan senyum di bi

a jam b

m kamarnya. Di mana sosok pria yang telah sah

suki indra pendengaran Louisa, mem

n tak senonoh melintas begitu saja di benaknya

melakukannya lagi.' Louisa merutuki dirinya dalam hati. Menepuk k

i. Kini ia terlihat rapi dengan baju tidur melekat di tubuhnya,

. Ia yakin, wanita itu pasti membayangka

itu 'kan?' batinnya mulai bertanya-tanya, dengan tat

aran pada tempat tidur. Ia menoleh, menatap m

antai." Ucapnya lirih

enidurkan tubuhnya memunggungi Devian

ur. Takut jika Louisa berubah pikiran dan mencekiknya tiba-tiba

ok keluar berita dirinya tewas di ma

angkan pikiran gila dalam benakn

ati. Lebih berbahaya jika di atas ranjang,' batin Devian segera menidurka

hnya. Perlahan ia mendudukkan diri di atas tempat tidur, melirik sekilas ke arah sa

am Louisa pelan, melirik sekilas jam d

gun?" Louisa menghela napas pelan. Ada perasaan kecew

ya acuh, segera beran

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY