img Rumah Nenek  /  Bab 5 Part 5 | 23.81%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Part 5

Jumlah Kata:1086    |    Dirilis Pada: 21/06/2022

mil

R

ar

R.D.L

yang tadi ketakutan kini sudah kembali riang. Be

iatan?" tanya Nenek. Mama yang saat itu

gas mendekati Nenek yang sedang meny

, Gas. Si

an duduk di

a sebelum kita ada orang yang menemp

keturunan Belanda. Kakeknya orang Belanda. Namanya Pieter

g tinggal di sini, tapi yang tersisa hanya suam

ngga saat ini ia pun menghilang d

ilik lelaki itu, Nek. Kenapa k

eda dengan kita. Rumah ini sudah Ne

ma ikut nimbrung dan kelihatannya terta

ehati, banyak ibadah biar ga di ganggu sam

da apa? rumah antik dan asri seperti ini jar

tolong di pijet, tapi di panggil ga jawab-jawab. Dia di kamar

uran dia, Bu," jawab Mama. Mama lalu ba

Ghandy memilih

a orang tadi, minimal baca bismillah," ucap Ghand

llahirrohmanirrohim," li

zh

y tertegun sejenak. Pintu perlahan terbuka lebar dengan kea

asuk ke dalam kamar dan m

l

an lupa berdoa di manapun kita berada," ujar Bagas. Ghandy pun

*

ra kesal dengan Bagas, ia mem

Ia melakukan video call dengan pacarnya

i kerja,"] Sadawira, pacarnya Ajeng tampa

kamu, sih. Kapan kamu ma

n Mas off, pagi

a, Mas.

di belakang kamu itu siapa?"] tiba-

, langsung terduduk dan memperhatikan sekitar. Mata

g kirim alamatnya,"] Ajeng be

tu di atas kasur. Matanya kembali me

ar mandi, seperti ada seseorang yang

pelan menuju kamar mandi. Tangan nya

i selain dirinya. Lantai kamar mandi p

ega dan kebingungan. Sepertinya ia tak sala

amat mengantuk. Kejadian demi kejadian g

ga bisa tidur nyenyak, karena

*

s mengantar kedua anak laki-lakinya sekalian belanja. Sedangkan Bulek Desi akan m

a dia pulang kampung?" tanya Nene

. Ia sama sekali tak melihat wan

ak lama terdengar bunyi ketukan pintu, dan saat ia m

ng di rumah," goda Ajeng sembari me

Merasa punya kesempatan unt

du, merasa tak ada seorang pun di da

enduduk dan dikelilingi kebun karet, membuat m

eng menarik Sadawira masuk ke dalam kamar dan me

adawira merasa ragu meski ia pun sangat bernafsu melih

muda itu tak mampu menahan dan larut dalam gejolak nafsu, hingga dua in

sat mata merasa marah, sa

dan Sadawira seolah membuka belenggu para iblis

r dan hidup tenang kini kembali terusik

*

h kecupan ia layangkan sembari berjanji jika apa pun yan

Ajeng menyerahkan mahko

saat mobil Sada mulai memutar dan p

pintu, ia melihat di kejauhan

sah payah saat melihat tatapan tajam

ami khawatir dengan Bibi," uc

pesan, berhati-hatilah, perbuatan Nona sudah m

- Bi

rumah. Ajeng berbalik dan ingin mengejar B

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY