img Will Never Say Good Bye  /  Bab 2 Aku Butuh Pekerjaan | 0.91%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Aku Butuh Pekerjaan

Jumlah Kata:1018    |    Dirilis Pada: 22/06/2022

n merasa sangat kelelahan. Yoan hanya butuh tempat untuk b

tadi. Lebih tepatnya, Yoan tidak membawa apa

esekali pandangannya terarah ke jalanan, memperhatikan orang-orang suruhan Barra yang masi

ngin mendengar keributan," jawab Kenzo.

anya melihat ke arah pemili

, Nona?" tanya seorang pem

in," jawab Yoan m

orang pemilik cafe itu berla

minum jus?" tanya

ya saya bisa minum dan tidak diu

gangguk samar s

ali untuk menyajikan segelas air dingin untu

ih," ucap Y

dis itu sejenak, lalu

dari rumah?"

e

ampilan Yoan memperlihatkan dengan jel

hu masalah yang sedang dia hadapi. Yoan tida

jawab Yoa

eruput kopi tanpa

enzo dengan kedua tangan yang m

mp

terlihat sangat tampan dan kaya. Ah,

ekerjaan," ujar Yoa

enoleh ke arah Yoan dengan ra

Apa Tuan bisa membantu?" Yo

ianmu?" ta

saja lulus kuliah," ja

ar kalau dia membutuhkan ija

aan atau menjadi pelayan di m

n?" Yoan mengulang

u pikirkan?"

nggelen

ggi atau rendahnya suatu pekerjaan. Dia justr

ya peroleh dengan menjadi seoran

mendapatkan makan sebanyak tiga

ima setiap bulan, bukan?" tanya Yoan

secara detail pada kepala pelayan setel

sebagai pelayan di man

mu untuk menjadi seorang karyawan di kantorku?" tan

kat saja sudah membuat saya sangat bersyukur

a mulai bekerja

uga," jawab

ebab sepengetahuanku, menjadi pelayan di mansion tidak b

uarga," jawab Yoan. Suar

anya Kenzo lagi. Gadis ini benar

jawab Yoan. Kini raut waja

yang sudah dianggapnya sebagai orang tua kandung. Bagaimana

sepertiku," gumam K

a Yoan yang tidak mendengar perkataan Ken

dak percaya?" Bukannya menjawa

" jawab Yo

anya sedikit orang saja yang bisa dipercaya. Sekarang Yo

kan dan tidak memiliki apa pun, Yoan b

yang sedang terjadi dengan Yoan, tetap memili

inuman ini terlebih

segera bangkit dari tempat dudukn

lu baik dengan wanita yang baru dikenal!" S

mendengarnya merasa tidak enak hati. Ternyata sep

n. Tidak ada seorang pun yang berani merendahkan Yoan karena posisi B

jati dirinya sebagai seorang yatim pia

i perkataan sang pemilik cafe. Lebih baik d

r. Yoan lantas berdiri di depan pintu untuk menunggu Kenzo.

ke arah pukul dua, dia melihat

ata membola. Seketika Yoan kembali

uc

ng ternyata sudah berj

sengaja," ucap Yoan sambil berusaha mendor

n aku mau mengantarmu ke ma

ng-barang Tuan yang tertinggal," jawab Yoan. Di dalam hati, Yo

da baran

yang melihat ke arah mereka. Firasatnya berkata, orang-orang i

saat ini memang seperti pas

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY