img Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku)  /  Bab 6 Episode (6) | 5.36%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Episode (6)

Jumlah Kata:1143    |    Dirilis Pada: 23/06/2022

sih?" tanya Mahendra dengan sorot mata tajam

n tersenyum sembari menge

tak saja Mahendra melepaskan tangann

k .

terhempas secara kasar di atas lantai, sampai

tak peduli sama sekali den

en dengan susah payah dirinya

jalan pun sedikit lelet. Mauren terus meringis kes

di, hanya ingin sekedar untuk memastikan saja keadaan gadis itu. Namun sayan

tulang. Soalnya tadi kasar banget dia jatuh," gumam Mahendra kemba

ang sudah siuman, bahkan keadaannya sudah mulai membaik. Ma

risa, suaranya terd

dah baikan," seru Maure

membuat Kakak cemas," ucap Marisa merasa bersalah sekali karena selama ditinggal kedua

operasi, semoga saja penyakit kamu tidak kambuh lagi," ucap Mauren penuh h

kit syok ketika mendengar k

ngan senyuman yang t

ndapatkan biaya ope

a bisa operasi. Mengingat biaya operasi yang tidak sedikit jumlahnya sehingga membua

injaman uang. Mungkin gaji Kakak bulan ini tidak akan full, Dek. Karena sudah di potong untuk melunasi pinjaman Kakak," jelas Mau

unasi hutang Kakak, Marisa akan cari pekerjaan, misalnya jadi waiters gitu. Sekarangkan Marisa kan sudah sembuh, Marisa pasti sudah kua

oleh deh kamu cari kerja untuk bantu Kakak bayar hutang." Mau

seperti dirinya. Tapi, kalau misalnya Mauren melarang takutnya Marisa c

p, K

na Kakak bisa mendapatkan biaya operasi. Tapi, ya sudahl

*

i lecet-lecet saja, di dahi, sikut serta lutut. Ariel tadi sedikit ngeb

au sudah membuat Daddy jantungan saja," uc

khawatir seperti ini," ujar Ariel merasa sangat se

istirahat saja," titah

a,

rapan. Cacing di dalam perut sudah pada demo," ucap Mahendra de

, Da

an tersebut, pria itu berjalan

nya, sama seperti Mahendra bergegas ke kantin untuk sar

nggu pesanan datang. Mauren pun menghampiri Mahendra, gadis itu sudah memper

auren dengan sangat manis, gadis itu menar

as kasar tatkala melihat ada gadis itu l

rti diriku. Apakah Om lupa? Semalam Om sudah merampas milikku yang berharga loh sa

sanya dirinya dipertemukan dengan g

ampai Om merem melek dan melenguh dengan lepas." Mauren sampai memperagakan nya,

melihat kelakuan gadis itu yang m

sahut Mahendra menyuruh Mauren untuk di

malam Om belum menyebut nama?" tan

tu, dirinya memilih untuk memainkan ponselnya sem

diri karena sudah dik

tiba pusing begini," sahut Ma

tap cuek, dirinya masih

kan!' des

endra, rasanya sangat sulit sekali. Padahal semalam sudah m

datang, pelayan itu menaruh makana

gi ya?" pinta Maure

k, N

ti makanan nya tanpa tawar tawar kepada M

ren dengan percaya dirinya samp

h!" desis

karena Mahendra tidak

mbah dukun saking geramnya. Mauren te

tua ini klepek-klepek sampai bucin. Kalau sudah bucin,

an seperti ini kek bocah 5 tahun saja." Jari tangan Maure

ya tak berkedip melihat Mauren, jarak pa

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY