img Gadis Muda untuk Tuan Duda  /  Bab 6 Duduk Di Pangkuan | 4.58%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Duduk Di Pangkuan

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 27/06/2022

yra," Asyifa kembali merengek, tapi ka

tanyanya mengulangi permintaan

erdiam beb

sekolahnya tidak bagus," bujuk Mayra pada Asyifa. Dia mengerti

a berteman, nanti juga mudah untuk dia sekolah di sekolah favorit," jawab Nek Rum

ayra mengajar. Nek Rumi bahagia melihat

kegiatan Asyifa pada Rayyan, Rayyan men

lah yang pantas

a Asyifa mengajar di sana, jadi ibu tidak bis

erlu lagi mencari sekolah, biar Rayya

gkin keras kepala Asyifa dan sangat pemilih juga turun dari papanya. Sedangkan almarh

selalu merengek pada nek Rumi supaya dia kembali bertemu dengan Mayra, tap

Rumi setelah dokter yang di minta datang ol

ang bermain sama temannya, jadinya dia tidak mood makan hin

ggil oleh Asyifa, dan nek Rumi pun memberi

akan baik-baik saja? Dia bisa sem

ceria lagi, jadi proses pemulihannya juga berjalan cepat," jawab Do

dengan teman barunya, bahkan Rayyan juga melarang

*

bisa ke sekolah lagi, meskipun badannya Asyifa masih kurang sehat, dia

masih agak demam," ucap Rayyan saat melihat Asyifa s

emangat sekali, membuat ibu tidak tega melar

a, ibu langsung telpon

njaga Asyifa seperti menjaga kamu waktu masi

us buru-buru pergi karna pagi ini ad

hati-hati

amit pada Asyifa, biar ibunya yang kasih penger

itu pun Asyifa belum tentu ada di kamarnya, setiap pagi pengasuhnya As

*

ngasuhnya, dia segera menghampiri neneknya yang jug

sama Kak Mayra," aja

i ini, Kak Mayra pasti senan

ersenyum

celotehnya dengan riang sambil m

sempat meraba suhu tubuhnya Asyifa, sudah tidak terlalu panas lagi, di

tempatnya Mayra mengajar, Asyifa t

isa bertemu dengan Mayra, dia tahu bagaimana rasa

pala Asyifa, dan mengecupny

di sekolah PAUD te

turun dari dalam mobil dan berlari masuk

yifa begitu dia masuk k

meluk pinggangnya

rapi, langsung menoleh ke arah Asyifa, memegang tangan Asyifa

k Mayra rindu sama kamu," j

Asyifa, lalu dia memegang kedua pipinya Asyifa dengan dua telapak tangannya,

angat, membuatnya khawatir sambil meletakka

a sambil meraba-raba leher

menga

masuk ke dalam ruangan, "Iya, Asyifa sakit makanya gak masuk sekolah, dia sudah rindu sekali

m mendengar ka

, Asyifa belum terlalu sehat, kalau nanti sakit lagi, Kak Mayra jadi sedih, karna tidak

lari-lari," jaw

yifa ikut gabung belajar dul

-guru PAUD yang lain, bahkan Mayra terlihat sangat ramah sama murid-muridnya

ambu

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY