img GREET'S WILDEST DREAM  /  Bab 2 Definitely Him! | 1.90%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Definitely Him!

Jumlah Kata:991    |    Dirilis Pada: 04/07/2022

aku penugasan keluar kota dan nampaknya aku yang paling pertama datang dibanding rekan teamku yang lain. Pesawat pukul tujuh pagi menuju Yogyakarta, seharusnya kami sudah check in tapi be

pekerjaanku menuntut untuk pergi keluar kota, anggap saja sekalian liburan sendirian. Lima belas menit k

uruh boarding duluan. Dia semalam baru sampai

Team ku. Seminggu kemarin bekerja aku berusaha membaur dengan r

aat itu pun head team kami belum sampai. Semua merasa cemas kenapa pak Tian terlambat. Kami berjalan ke arah pesawat sampai duduk di bangku kami. Aku duduk

aat suara lega mas Andreas men

uh, jadi aku kembali membuka seat

umbenan?" sah

anget balik dari Semarang, kesi

seperti pernah mendengar suara i

on susah Pak." sah

u yang membungkuk, rasanya aku tidak ingin menegakkan tubuhku. Aku tidak ingin masuk ke

rus ke atas, bola mataku terbelalak dan mulutku terbuka saat dengan jelas melihat wa

aga

di

taku. Astaga.. mimpi apa aku? Kenapa

menatapku aneh. Aku tersen

..." Aku melirik ke arahnya

g

de

g

terkejutnya denganku. Lidahku rasanya kelu tidak bisa berkat

engenalimu! Berapa banyak cewek gendut

at dia berdehem kemudia

ristian. Hea

palkannya hingga jarak tangan kami s

a.. Gre

ada cara bersalaman pada umumnya, dan dengan tergesa aku mena

erjalanan Jakarta-Yogyakarta ini hanya lima menit saja, aku memejamkan mataku terus berdoa agar Tuhan mau beke

engan tegang disepanjang penerbangan. Bagaimana tidak tegang, orang yang paling tidak ingin

yang aku

a kami akan langsung bekerja. Aku makan dengan tidak selera padahal jam sarapannya sudah lewat da

idepanku memperhatikan saat kami makan di restoran

sahutku beralasan. Untunglah yang lain tidak bertanya tap

icara tentang pengalaman kerjanya. Untungnya pria

an di belakang. Aku mengirimkan pesan pada kedua orangtuaku agar mereka tidak

wa ya? Biar gampa

an dia tahu nomor ponselku, tapi tidak mungkin sih, bagai

Aku harus bagaimana? Apa aku bisa mengu

aku jadi urin

Kamu sekarang punya tekad kuat dan niat besar untuk bekerja

bara dari pikiranku sendiri. Aku menegakka

ia, G

et .

k saat semua kepala

ne kamu ..." s

menyebutkan nomor ponselku yang sejak dulu aku pakai

ma seperti dulu jika dia memanggil namaku. Dadaku berdebar tidak nyama

api aku bukan Greet yang dulu.

t

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY