img Kill Me, Love Me  /  Bab 2 Wanita Taruhan | 1.85%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Wanita Taruhan

Jumlah Kata:1118    |    Dirilis Pada: 30/06/2022

R

dilihatnya sampai di rumah. "Siapa w

g mana?" mencoba mengingat wanita yang dikatakan Fajar, "ah...

ajam, "gara-gar

gimana ceritanya dia bisa buat lo kalah taruhan? Ah...lo suka sam

, Fajar memicingkan matanya melihat reaksi Rif

tajam pada Rifan yang terdiam. "Lo bantuin gue atau gue yang akan

yerah dengan semuanya, "tapi gue minta

ndengar perkataan Rifan.

nya depan cermin dengan mengangkat bibirnya. Fajar membayangkan reaksi gadis itu besok saat berada dalam ruangannya, otaknya sudah merencanakan apa sa

natap sekitar dimana tampak baik-baik saja, tersenyum kecil terasa hidupnya sangat sempurna. M

nnya membuat beberapa karyawan bingung, perubahan sikap Fajar bukan hanya memb

menyapa dengan member

jawab sedikit ragu, "d

tatapan tidak suka, "kamu u

ar perintah Fajar. "Mengusir?" F

ak berani mengusirnya." Fajar me

mendekati Fajar, tangan Fajar langsung menghadap lurus menghentikan gerakan Mariska yang ingin memeluk atau menci

di sebaiknya kamu pergi." Faj

belum aku pergi, kenapa sekarang kamu men

us tunangannya ini. "Aku tidak punya waktu untu

a tunangannya yang ada di hadapannya kali ini, Fajar memilih membuka berkas di hadapan dan membiarkan Mariska tetap

intunya membuat Fajar bernafas

inginkan bertemu dengannya, memilih menutup

u dibahas, kamu sendiri tahu kalau

ak punya otak macam itu. Pintu terbuka membuat Fajar tersenyum lebar, bertemu dengan Rifan selalu membuat jantungnya berdetak kencang. Mengerutkan keningnya saat

bingung pada Rifan. "Semalam anda meminta untuk membawakan Ibu Indira." R

buat "Bajingan itu telah melakukan apa semalam?" berkata lirih untuk dirinya sebelum akhirnya men

mengalihkan pandangan pada Rifan dan Mariska bergantian, mereka berdua tampak bingung dengan perubahan sikap Faj

memberikan tatapan tajam. "Anda masih mau disini atau bersiap?" mengalihkan pandangan pada Indira

Indira berk

angan ke arah Rifan dan Mariska yang masih terkejut dan juga menilai kejadian tadi, tapi tidak dipedulikan sama sekali.

n aku." Fajar menatap datar pada Kunto yang hanya bisa mengangguk, "aku keluar dengan Indir

ap tidak percaya denga

sahaan untuk kerjasama? Aku mau melihat bagaimana dia bekerja." Fajar berk

memikirkan apa yang akan dirinya lakukan pada wanita satu itu. Fajar tidak menyadari apa yang diinginkan Fajar satunya, mendekati wanita yang sama sekali tidak

Fajar menatap sumber sua

ghilangkan rasa gugu

ra membuat Fajar tidak tahu melakukan apa. Semua mata memandang ke arah mereka d

gkahnya membuat Indira melakukan hal

elihat Fajar memegang kepalanya, "kepalan

g sering terjadi akhir-akhir ini, membuat sesuatu dalam diri Fajar tidak bisa dikendalikan lagi. Mereka k

Fajar duduk di sofa."

pekerjaan masing-masing. Tidak ada ya

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY