img Kill Me, Love Me  /  Bab 5 Alasan Palsu | 4.63%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Alasan Palsu

Jumlah Kata:1015    |    Dirilis Pada: 30/06/2022

ira lagi?" tanya Kunto tidak

ajar menatap pen

lengkan kepalanya "Sa

da Rifan kirim Indira setiap kita bert

to mencatat semu

l dengan memainkan dagunya. Perasaannya saat ini tidak sabar, melakukan pekerjaan dengan Indira

sejak malam itu, belum mengalami perubahan sama sekali. Mengingat itu membuat Joe tersenyum kecil, bisa jadi Indira adalah obat d

ap berkas yang ada di hadapannya dengan hembusan nafas panjang. Membangun perusahaan di bidang teknologi bukan hal mu

anya Rifan saat masuk kedalam ruang

n? Saya atasan kamu disini."

u pakai aku." Rifan tidak peduli d

kenapa? Atasan tertinggi adalah saya bukan

yuruh Indira ikut dalam aktivitas bersama klien? Bukanka

amu

siang." Mariska masuk dengan wajah senang

ang menatap takut ke arahnya. Pasti sesuatu terjadi kemarin yang ti

gkan kamu kesini, bukan langsung masuk seenaknya sen

ama kaya kamu." Mariska menjawab santai. "Lebih ba

aya bertemu klien." Fajar berdiri merapikan berkasnya. "Saya tunggu di lobby." Fajar mengali

lagi?" Mariska menatap t

ariska, sampai sekarang tidak tahu kenapa Fajar asli bisa bersama dengan wanita dihadapannya, bahkan menjadikan tu

melakukan hal sama seperti dirinya, pastinya bukan Fajar yang asli. Fajar asli tidak akan melakukan penolak

alisnya. "Kamu bukan Fajar yang aku kenal. Fajar yang aku kenal wa

tidak terpancing atas apa yang dilakukan Mariska. Bukankah dirinya yang lain membutuhkan

u kelelahan." Fajar menghentikan gerakan ta

makin dalam. Fajar yang ingin melepaskan diri dari Mariska tidak bisa, ciuman mereka lebih dalam terjadi dengan lumatan yang memainkan

." Fajar menguca

." Mariska memandang Faja

akanan itu adalah makanan yang dibelinya dari katering langganan. Faj

ucap Fajar menciu

i kamu nggak datang ke tempatku." Mariska lagi-lagi menghe

ditunggu klien." Fajar melepask

nformasi terkait dengan klien yang didatanginya, diam mendengarkan semua penjelasan dari Kunto. P

, Kunto hanya bisa mengangguk "Jika terjadi sesuatu dengan kanto

Pak Budi?" tanya

annya "Kasih dengan no

lalu menyiksa sampai benar-benar tidak bisa melakukan apapun. Dari kejauhan melihat Indira membuat Fajar meng

arang." Fajar berka

ang lain. Kepribadian yang suka berbuat sesukanya, Joe lebih suka berpikir jernih sebelum

ndira membuka suara membuat

enatap datar membuat Indira menelan saliva

Indira menund

belakang, Indira melakukan hal yang sama. Mereka terdiam dan menatap kearah yang berb

erakan Indira terhenti menatap Fajar bingung "Kamu bisa membaca ke

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY