img My [Secret]ary  /  Bab 2 Si Laki-laki Es | 1.56%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Si Laki-laki Es

Jumlah Kata:1044    |    Dirilis Pada: 13/07/2022

gan seorang Jevano. Dulu, saat masih kuliah, mendekat pun Raya tidak mampu. Dia terlalu takut

menghadap ayahnya, sebagai seorang sekretaris baru yang akan membimbing

panas gunung berapi. Terasa mendebarkan. Bahkan hanya dengan duduk di belakang mobil dengan Jevano yang menyetir membua

rang. Baiklah hentikan itu s

pan. Padahal dia sudah tahu kalau mereka sedang menuju kant

ta yang keluar dari mulutnya. Lirikan itu pun seakan memberi tahu Raya kalau dia akan me

uka dengan suasana keheningan dalam mobil segera mencari topik pembic

" Raya memancing topik pembicaraan dengan hal lain.

waban singkat itu membuat

diajak bersantai sedikit? Kenapa sikapnya

ama-lama kesal juga dengan Jevano yang sama se

atas kepalanya, melihat ke Raya. Satu alisny

enatapnya dari kaca spion, lantas melontarkan sebuah kalimat

aya penangkal mimpi tidak meng

l mimpi di hari kelulusannya. Waktu itu Raya hanya sedikit iseng, dia membuat penangkal mimpi warna putih d

isuda. Raya tidak mengenal orang itu, tapi dia memintanya untuk mengantarkan hadiah ke Jevano. Ja

n tahu terbongkar secara gamblang tepat di depan ma

an saja. Membahas sesuatu yang berhubungan dengan hati seakan tak ada yang terjadi. Pasalnya di dalam ha

mpai tahu, sudah habis Raya dimarahi. Mahen adalah tipe yang tidak membi

jendela mobil. Mood mengajak bicara Jevano sudah terjun entah ke mana. Malah sekarang d

*

perempuan yang bekerja sebagai sekretaris Bu Puji berbi

lain? Maksudnya bukan cuma

-patah. Ya memang, pertemuan kali ini ingin membahas produk skincare b

ah tidak bila

u melewatinya, membuka pintu ruang pertemuan. Tanganny

alik pulang, melakukan protes ke ayahnya dan bi

an Raya, sedikit mendorongnya pelan untuk masuk ke ruang per

Jevano lagi-lagi berjalan lebih dulu, mem

am ruangan. Kakinya melangkah mengikuti Jevano. Tidak ada pilihan lain, Raya harus mengikuti apapun yang akan terjadi dalam pertemuan

at dengan ujung, seperti kursi tempat duduk para petinggi. Tangan Je

karang. Tak ada gunanya melakukan protes ke Jevano atau na

mperkenalkan seseorang yang akan menjadi direktur utama, memimpin perusahaa

an menjadi direktur utama perusahaan skincare ini. Hei! Dia bahkan datang ke sini

pusing sekali. Begitu banyak kej

alkan diri Anda,

ubuh. Dia gugup sekali. Semua mata terus memandang ke arahn

di sana, dia bingung ingin berbicara apa lagi. Kepal

bantunya berbicara. Namun, sekretarisnya itu

ngkelkan! Oh Tuhan. Selam

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY