img My [Secret]ary  /  Bab 6 Tentang Jevano | 4.69%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Tentang Jevano

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 13/07/2022

nya, tidak tersentuh. Dia sedang memikirkan kedatangannya ke kantor Aksa Corp siang tadi. Buka

ada sesuatu ya

agetkan Raya. Perempuan itu tersentak, me

wa sebuah gelas di tangan yang entah berisi apa. Mahen mendudukkan dir

masuk ke sini

an mau tanya, gimana rasanya p

tanya kalo itu

amu suk

jang. "Ya suka sih, cum

emosi g

uti arah pandang sang adik. Raut wajahnya menjadi penuh t

lalu mengambil sebuah buku, membaca judul yang tertera di cover. "

ginian. Kak Jev tuh yang suruh aku baca, katanya sebelum prak

engar alasan yang diberikan adiknya, dia

orang Jevano. Dia memang begitu sejak

ude kalo akhirnya cu

"Dek, Kakak mau tanya deh, kamu waktu suka sama J

hu? Semua orang mengetahui kalau Jevano itu adalah presiden mahasiswa, ketua BEM. D

cari tahu yang

luarganya g

punya kepentingan sama Je

sud Raya. "Bisa dimengerti sih, Jevano 'kan emang

hen tahu siap

berlalu dalam keheningan. "Tahu sih, sau

pa? Ayo kas

wajah Mahen. "Enggak ah, Kaka

al kasih tahu aja kenapa sih? Ng

ak sih, tapi ngerugiin dia. U

menyebalkan di antara tiga kakaknya. "Ya mau bahas apa

? Malah dia yang omelin kamu

an bahas dia lag

h suka." Mahen mencolek pi

Mahen

denger tadi siang kamu gantiin K

ada urusan di luar kota, jadi aku yang g

karena-" Mahen buru-buru menghentikan ka

a berh

enal dia. Jadi, gima

a obrolin masalah kerja sam

ikut kamu waktu kali

nta Kak Jev buat nungg

ke panggilan itu?" tanya Mahen, menggoda adi

buat panggil dia begitu. Dia juga bilang mau

n besar suatu hari nanti? Namun, Jeremy bukan tipe orang yang m

tnya suatu hari nanti dan semog

move on tuh dari Jevano ke Jerem

Mahen ngomongnya makin melantur, lebih baik keluar aja san

ku tersayang." Mahen mencubit pipi Raya sebelum mengambil gel

*

as. Pemandangan ini sangat jarang sekali dia saksikan. Hari ini mendadak hatinya ingin m

enatap dari jauh saja sudah bisa melepas kerinduan itu, tapi ternyata tida

, sebuah mobil mendadak datang, berhenti tepat di belakang mobil miliknya

ah mendekatinya. Tangan laki-laki itu

akuin itu nggak bakal biki

rumah di depannya dari jalan memasukkan kedua

diterima, Jev. Kapa

pergi, masuk ke dalam mobil. Untuk terakhir kali, dia tatap

cara, "Lu juga seharusnya tahu, gua nggak a

gas, melajukan mobilnya meninggalkan rumah dan

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY