img Pesona Istri CE0  /  Bab 8 Ketangkap Basah | 14.29%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Ketangkap Basah

Jumlah Kata:1553    |    Dirilis Pada: 15/07/2022

ysa merasa curiga dengan gelagat yang ditunjukk

awab pertanyaan Neysa terlebih dahulu. Tentu saja, Neysa m

Lalu wanita bermata indah itu lan

h?" tanya

n sama cowok lain. Iya jelas

, atau pamannya

iya, harusnya dia hadir di pernik

ng cocok. Linda akan menyiapkan pakaian yang bagus untuk menyambut pria y

i aja, bagus ngg

uning. "Mending merah ini deh, Lin. Lebih menggoda dan memikat.

. Bungkus,"

i suara terbanyak. Dalam hal apapun. Dia

bung

adalah minum kopi. Itu merupakan hobi ketiganya. Karena kopi

etiganya bersiap memesan jenis kopi kesukaan mereka. Meski

no," sah

"Americano, untuk seseorang

ekarang. Si barista yang sudah hafal kesukaan wanita itu la

a, hidup selayaknya

disadari oleh sang barista, kalau Neysa mengal

benar, gue emang h

bir Neysa. Membuat sang barista meras

napa?" tanya

a, Mas. Sorry

ofa yang kosong. Tidak lama kemudian, Linda dan Serly m

kunjungi, mengingatkan gue sama dia. Termasuk tentang

atnya sedang bersedih dan rapuh. Kenangan-kenangan tentang Exel memang tak m

Let's flow, Ney. Gue yakin, seiring berjalannya waktu. Lo akan nemuin kebahagiaan

. Pelan-pelan aja lo berdamai dengan

habatan mereka memang tidak bisa ditandingi. Ketiga sudah seperti satu tubuh.

ang baik ngirim kalian ke hidup gue. Seperti

elukannya. Lalu menatap Neys

mukan dalam keadaan yang sama, kit

sahabat selamanya

si dari dua sahabatnya yang begitu setia. Neysa tak hent

mengantar pesanan mereka dan menya

Yang pesan americano siap

apa ya?" tanya

ta itu." Si pramusaji mema

tempat itu. Linda dan Neysa langsung meledeki

ngsung membuka kertas i

terseny

k senang melihat sahabatnya bahagia. Tiba-tiba saja, sebuah telepon m

mu!" seru pria di

erdiri di belakangnya. Canda dan tawa yang s

angsung t

, Al

ah, malah keluyuran

nemenin Linda tadi. Lagipul

ulang. Bukan keluyuran

Alby kepada Neysa, tampak kesal. Namun, m

ma menit lagi

berhasil menghancurkan moodnya yang sempat membaik

u bukan, gue udah patahin le

eysa itu robot ya. Emang keluar sebentar

g istri, dia selayaknya menuruti permintaan suaminya. Apapun itu, dia

nggak usah mikir yang nggak-nggak. Meski dia galak, sebena

bela suaminya di depan siapapun. Sikap bijaknya i

ng langka, Ney. Lo layak

kan pernah main tangan. Kalau sampai main tangan. Lapor ke komisi perli

lby nggak seburuk itu." Neysa

kan separuh di dalam gelas. Itulah yang sering d

at itu. Linda yang menyadari sikap N

ya pelan seraya tersenyum. "Semoga lo baha

esan masuk ke ponsel Neysa. Di

lu. Gue masih ada

keras kepala. Dia khawatir kalau Bobby

salah. Kenapa gue harus terjebak dalam keluarga ini," keluh Neysa. "Tapi gue nggak boleh nyesel.

eh di radio mobilnya. Setidaknya, suara itulah yang menemaninya sepanjang pe

nangan-kenagannya bersama Exel, s

gue harus berdamai dengan waktu. Dengan

t. Di ujung zebra cross terlihat seorang ibu-ibu tua ingin menyebrang ja

ong wanita tua itu. Ternyata Alby juga berada di tempat itu. Sun

mang ahli mencari muka di depan umum. Pantas aja nenek ampe

itu. Bergegas kembali ke mobilnya. Karena dia tidak ingin membu

memacu mobilnya menuju ke rumah. Dia harus mencari alasan

pintu utama. Dia berharap tidak bertemu dengan nenek Zainab. Di d

sini. Gue udah malas be

ng. Tampaknya kegiatannya hari ini cukup melelahkan. Namun, dia

. Bisa-bisa dia ngira gue benar-benar selingkuh. Tahu s

uk ke kamarnya. Tampaknya wanita itu ingin membuat perhitungan dengannya. Neysa ba

? Mau jelasin yang

. Gue cuma nggak mau lo g

a tersenyum sini

kat ke arah Neysa. Kini mereka berjarak dua langkah s

i kalau ko berani macam-macam

tanya Alby yang baru

e

*

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY