img Istri Rahasia CEO Arogan  /  Bab 4 Pria Arogan | 3.03%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Pria Arogan

Jumlah Kata:1064    |    Dirilis Pada: 25/07/2022

jaan. Evely tersenyum sepanjang ia berjalan menuju rumahnya, menyusuri jalan kota yang saat ini cukup padat karena jam makan siang membuat para pemilik kendaraan

memang ada beberapa di antara mereka sudah mengenal Evely. Tidak

nya itu akan bisa ia realisasikan, yang terpenting untuk saat ini ia harus bisa mengumpulkan banyak uang untuk melunasi semua utang itu. Sejenak langkahnya terhenti sa

y membuat penjual ketoprak itu ters

pa pembeli yang mau berkunjung ke gerobak Bapak," jawab Pak Rusdi, seorang penjual ke

pat sekali karena aku juga berniat mem

k." Pak Rusdi menurunkan sebuah kursi plastik da

ar Pak Rusdi bergegas menuju gerobakny

yang dua pedas sama yang satu

nya buat Bu Rika 'ka

" Evely me

Nak?" tanya Pak Rusdi disela ia

juga ibu udah bisa gerakin kakinya. Tid

kilas, ia kembali melanjutkan pekerjaannya. Sesekali kembali mengajak E

i menyerahkan bungkus plastik b

nya kemudian memberikan sejumlah ua

mang ia sudah menjadi langganan di sini karena memang ia menyukai ketoprak. Ditambah ra

saya pulan

ga beliau cepat sembuh." Evely

Rusdi, belum terlalu jauh ia melangkah, tiba-

KKK

obil menabrak gerobak dagangan Pak Rusdi. Evely langsung berlari mendekati Pak Rusdi yang terkejut, g

ya Evely sambil membantu

baknya yang jatuh di kelasnya jalan aspal,

bayangkan bagaimana perasaan Pak Rusdi saat in, karena ia jelas tahu kalau menjadi penjual ketoprak lah mata pencaharian pokok

n keluar dari mobilnya bersamaan dengan seorang wanita cantik. Tanpa melepaskan kacamat

gerobak Anda tertabrak." Baik Evely maupun Pak Rusdi mendongak untuk

, saya tidak mau kalau sampai mobil saya kotor karena menginjak g

embuat Evely menganga bukan karena pria itu berasal dari kalangan atas. Melainkan karena kata-kata pria itu, bisa-bisanya pria itu mengatakan hal demi

t!?" Dengan berani Evely berkata seperti itu membuat pri

a orang kaya yang arogan se

kan malah menyalahkan pemilik gerobak yang bahkan tak salah apa-apa. Ya aku akui kalau jalanan ini memang bukan untuk berjualan, tetapi s

tanya. Ia menatap Evely tajam, Evely sama sekali tidak takut. Ia membalas tak kalah tajam, meskipun pria itu

a begitu supaya bisa mendapatkan ua

kin, maka kami dengan membuat kau menabrak gero

butkan!" tukas Megantara sambil

kami hanya butuh permintaan maaf da

di buka suara, pria paruh baya itu memegang lengan Eve

Hal seperti ini saja harus memperbesarnya." Tanpa kata lagi, Megan

il i

a pada Tiffany sambi

emelatuk seiring dengan mobil Megant

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY