img Terjerat Cinta Kakak Ipar  /  Bab 8 Kehilangan Terdalam | 9.20%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Kehilangan Terdalam

Jumlah Kata:1057    |    Dirilis Pada: 26/07/2022

balik pintu kamar Santi yang ia buka sedikit.

erlahan beringsut terduduk di atas pembaringannya da

angkah masuk ke dalam kamar untuk segera menghampiri Santi. Ia mengambil posisi duduk di tepian ranjan

sekarang Santi juga anak ibu. Santi gak perlu ngerasa sendiri ya, kam

galin Mbak Kanya gitu aja. Apa bu Dewi dan Mas Adipati gak akan buat acara yasin

yang akan jadi sedekah khusus mbak kamu nantinya akan diadakan di rumah kami di kota. Bukan berniat ingin membuat kamu ataupun mas Adipat

tapi tiap kali ia mendengar nama Kanya disebut, di detik itu pula ia mengingat kembali bahwa Kanya hilang

ang tak lagi bisa ia jem

ggal dunia akan pergi dari rumah, jadi Santi mau diem di sini dulu nemenin Mbak Kanya. Santi

ulas senyum hangat yang kian lebar lalu menggerakan kedua tangann

ni sampe 40 hariannya selesai. Setelah itu, kita pamitan ke mbak

*

iba, padahal Santi merasa kalau kepergian

Tak sekalipun merasa ngantuk, ditambah dengan kedua mata

n dan memilih beringsut turun dari tempat tidurnya untuk pergi ke ruang TV, berharap ada ta

anak tangga dengan sangat hati-hati agar derap langkahnya tak membuat o

Ia memilih berdiri di lorong dan bersenbunyi dibalik dinding. Bukan tanpa sebab, tapi saat ini Santi memilih ber

merasa canggung dan berniat untuk segera pergi, tapi di sisi lain ia pun penasaran tentang apa kir

kemudian tangisan itu pun mendadak berhenti dan membuat Santi bergerak

kan pandangannya ke seluruh area ruang TV. Mencari-c

an berjalan mundur. Menghindari area ruang

mamnya seraya bergidik ngeri. Sejenak ia me

enyapa, membuat Santi berjengit terkejut dan hampir berteri

i orang rumah bangun," ujar Adipati yang sesegera mungkin menunju

tangannya dan melangkah mundur unt

anya untuk sekadar menenangkan debar jantungnya yang menggila. "Kenapa ngomong tiba-ti

n menahan senyumnya karena tak kuasa ingin tertawa ketika meng

Mas mau ke kamar. Kamu jangan lupa tidur. Terlalu banyak nangis dan kurang tidur cuma akan bikin kamu kena f

ba saja Adipati berhenti melangkahkan kakiny

gaja liat mas

lihat di kedua bola matanya, sebelum kemudi

itu mbak Kanya pernah bilang kalo mas Adipati gak cinta sama dia. Apa Mas Adipati gak nyesel ngebi

enghembuskan napas berat dan ber

mas merasa sayang padanya dan benar... Mas pun merasa sangat kehilangan. Seolah ada yang kurang di hidup mas karena sahabat sekaligus tema

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY